Story cover for About Us by HarikaHuri
About Us
  • WpView
    Reads 157,161
  • WpVote
    Votes 5,171
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 157,161
  • WpVote
    Votes 5,171
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Nov 04, 2015
[completed]
"Kamu kira mereka akan percaya seminggu yang lalu aku mengenalkan kamu sebagai tunangan aku, seminggu kemudian aku bilang pertunangan kita udah selesai?" nadanya menyindir dan aku tidak suka mendengarnya.
"Apapun bisa terjadi dalam waktu satu minggu." Jawabku sekenanya.
"Tapi dengan begitu Mama bakalan mulai menjodoh-jodohkan aku lagi." Sentaknya gusar.
"Nah, itu egois namanya. Itu masalah kamu, Riko. Jangan bawa-bawa aku lagi."
"Cuma kamu yang bisa bantu aku, Zara. Kamu tau, masalah ini juga menganggu hidup aku. Bahkan Papa bilang dia nggak akan menurunkan posisi Direktur itu kalau aku belum nikah."
"Jadi dari berbagai macam alasan yang kamu utarakan, intinya cuma jabatan itu?!" benar-benar di luar dugaan. Ternyata dia pria tidak berhati yang ambisius jabatan.
"Bukan! Ya Tuhan. Tentu aja nggak, Zara! Papa aku udah tua dan seharusnya dia berhenti bekerja dan menikmati masa tuanya." Aku tahu dia berkata yang sebenarnya, tidak tahu kenapa, tapi aku tahu saja.
"Setelah ini apa lagi? Berikutnya apa aku harus pura-pura jadi istri kamu, hah?" aku bertanya putus asa. Semua yang ada di masa depan Riko hanya kepura-puraan. Aku tidak sanggup membayangkan bagaimana dia nanti akan menjalani hidupnya jika dia sendiri tidak bisa mengatakan yang sesungguhnya pada keluarganya.
All Rights Reserved
Sign up to add About Us to your library and receive updates
or
#928woman
Content Guidelines
You may also like
Beautiful Sunset by JulieHasjiem
17 parts Complete
DISCLAIMER! (Cerita ini sudah terbit duluan di KaryaKarsa dengan status COMPLETED dan aku membuat works di sini dalam rangka promosi sahaja. ) Aku pernah jatuh cinta padanya, dulu. Tapi, dia adalah suami dan ayah yang baik. Keluarganya harmonis, kisah cintanya adalah legenda di kalangan mahasiswa. Sosoknya sangat kharismatik, aku bahkan yakin bukan satu - satunya wanita yang mencintainya meski tahu ia adalah pria beristri. Kusimpan perasaanku rapat - rapat, namun sial, Alex mengetahuinya. Bertahun - tahun aku terbelenggu dalam perasaan terlarang dan hanya pada Alex aku berani terang - terangan. Terang - terangan cemburu saat ia memberikan senyum hangat untuk perempuan lain, padahal aku bukan istrinya. terang - terangan ngambek ketika ia tidak peka akan maksudku, padahal memang aku bukan siapa - siapa selain mahasiswanya. Kemudian, kami berpisah. Jalan hidup membuat kami tidak pernah bertemu bahkan sekedar untuk berpapasan di jalan. Waktu pun membuatku beranjak dari perasaan senyap itu, aku berkencan dengan beberapa pria kecuali Alex. Tapi dia selalu jadi orang pertama dan terakhir yang selalu membersamaiku di setiap momen. Entah itu momen saat aku putus, galau bahkan kesepian. Alex selalu ada namun kami tidak bisa bersama. Tuhan memang satu, kami yang tidak sama. Aku menjadikan Alex sahabat terdekat meski tahu perasaannya untukku sangatlah gamblang terlihat. Hingga hidup membuatku harus memutuskan untuk menjauh darinya juga. Di sinilah lucunya, berpisah dengan Alex terasa asing namun aku justru kembali bertemu dengannya. Dia, pria kharismatik yang juga adalah suami dan ayah yang baik. Rasa yang dulu pernah ada itu kembali berdegup untuk nama yang sama. Sial, rupanya selama ini aku tidak pernah melupakannya.
The Man by theonlymuse
87 parts Complete
WARNING !! Cerita ini bakal bikin kamu salting brutal dan senyam senyum sendiri!!! *Short Chapter Warning* - - - "Aku gak percaya kalau kamu cuma pernah pacaran saat kamu SMA." gumam Lili seraya menatap pria tampan didepannya, Atlas. "Kenapa gak percaya?" tanya Atlas. "Well... you sounds like a pro." jawab Lili dengan senyum jahilnya. "Im a pro? of what?" tanya pria itu seakan sengaja ingin mendengar jawaban Lili. "Dalam hal menggoda dan meluluhkan hati wanita. Kamu ahlinya." jelas Lili. Berharap Atlas akan mengerti perkataannya. Mendengarnya membuat Atlas tertawa. Dari tempatnya berdiri, Lili bisa melihat telinga pria itu memerah seakan menahan malu. Hal itu mengundang senyuman di wajahnya. "Jadi kamu sudah tergoda sekarang?" tanya Atlas lagi dengan jahil yang membuat pipi Lili bersemu. "Eh?" respon Lili sekenanya. Benar - benar bingung harus menjawab apa karena harus berhadapan dengan pria semenarik Atlas ini. "Kalau kamu penasaran tentangku, why dont we get to know each others? cause im curious about you too." ucap Atlas dengan kharisma yang meledak - ledak. Rasanya Lili ingin langsung pulang saja dan kabur dari sini. Wajahnya pasti sudah semerah tomat sekarang. Mungkin sekarang Lili benar - benar terlihat seperti orang linglung dimata Atlas, karena yang bisa ia katakan untuk menjawab itu hanyalah, "Shall we?" "Yes, we shall." jawab Atlas tanpa ragu. 🎖️#16 in Roman (13-10-2024) 🎖️#26 in Roman (29-06-2025) 🎖️#57 in Romansa (11-01-2026) 🎖️#43 in Romansa (14-01-2026)
My Sweet heart by Lukalagi
18 parts Complete Mature
TAMAT! "Yee.. lo tuh yang gak bisa jauh sama gw, Apaan pas waktu gw kabur kerumah papa, lo nangis-nangis trus nungguin di depan pager gk mau pulang sebelum aku maafin, lu tuh yang kecintaan sama gw sampe segitunya mangkanya gw kasian sampe sekarang sih lo kecintaan banget sama gw" gw balik melotot sama dia "Dihh.. siapa juga yang kecintaan sama lo, gw kan gitu soalnya mama marah soalnya lo kabur ya gw akting dong nangis di depan rumah lo biar lo balik kerumah ini biar mama gk marah," Qilla langsung diem natap gw. Eh gw kan becanda habisnya dia buka aib gw nangis-nangis masa suaminya di bilang kecintaan padahal dia juga kecintaan sama gw. "Jadi lo waktu nangis demi mama?" Bentak dia "Oke! Lu gk perlu ngelakuin itu lagi gw cukup tau siapa lo, siapa sih yang mau sama lo? cowok brengsek yang cuma bisa mainin cewek doang, gw cukup sabar yaa.. tapi kalau lo emang ngelakuin ini semua demi mama, cukup di sini aja, gw kalau gk cinta sama lo udah gw bunuh lo waktu tidur susah di bangunin" dia udah nangis sesenggukan "Ciee yang cinta, udah dong gw becanda kali sayang lagian lo ngapain ngomong lo-gw trus buka-buka aib gw yang nangis itu, kan gw jadi inget gw pernah nyakitin lo" gw hapus air mata dia "Lah lo nyuruh gw gk pakai lo-gw tapi lo sendiri juga pakai itu, dihh. sorry gw gak cinta sama lo gw cuma. keceplosan aja" dia ngomong nyolot ke gw "Jadi lo gk cinta gw?" Gw natap dia serius "Eng.. enggak, gw cuma kasian sama lo" dia ngomong sambil gelagapan "Oke, udah cukup jelas di sini cuma gw yang cinta dan sayang setengah mati sama lo, tapi lo gk. Ya udah, gw paham kok gw brengsek gw nyakitin lo mungkin gk akan termaafkan. Tapi, makasih atas rasa kasian lo, gw jadi sadar. Makasih banget" gw pergi dari hadapan Qilla buat ke kamar mandi. Hayooo beginilah cerita suami istri yang kalau di baca amburadul tapi gemesin dan ya gitulah. Baca vote and comment yak. Oke No copy no plagiat gengs jangan jail sama karya orang oke?
Dear Boss's Daughter by Pengelana18
62 parts Complete
Cerita ini disusun dengan alur yang ringan-ringan saja. Tak ada melow yang berlebihan. Dan endingnya pun bisa ditebak layaknya cerita romance pada umumnya. Selama on going, part diupload random saja selama saya ada waktu ditengah kesibukan silaturahmi lebaran. *Tidak ada part yg di private, silahkan membaca dan menikmati tulisan sederhana saya :) *** Via terpaku atas dua pilihan di hadapannya. Menuruti perintah orang tuanya untuk bersanding dengan seorang pria tampan, baik, dan berasal dari keluarga kaya. Atau menuruti kata hatinya untuk bersanding dengan seorang karyawan dari perusahaan orang tuanya yang hanya seorang sekertaris menejer marketing. Seorang perempuan yang sangat pekerja keras namun tak sedikitpun silau atas harta kedua orang tuanya, berusaha menemukan petunjuk atas apa yang akan dia putuskan. Dilain sisi banyak pertimbangan baginya demi masa depan keluarga dan dirinya sendiri. Perbedaan bukan alasan cupid untuk tidak menyatukan siapa saja yang telah diperintahkan kepadanya. Tak peduli bagaimana caranya, berapa lama, dan seperti apa jalan ceritanya, semua akan bertemu dan merasa harus saling memperjuangkan. Terkadang pilihan hadir di depan mata, namun takdir yang menentukan arahnya. Kadang pula ragu terus menerpa, namun rasa tetap yang berkuasa. Kisah ini bercerita tentang cara memperjuangkan dan menjaga, ditengah masalah yang mungkin memutuskan asa. Bercerita tentang cara untuk percaya, dan enggan untuk menduga. *Kebijaksanaan pembaca diperlukan untuk sebagian part yang mengandung batasan usia.
You may also like
Slide 1 of 10
Beautiful Sunset cover
The Way I Love You cover
The Man cover
As Possible  cover
My Sweet heart cover
Kopi & Deadline (On Going) cover
Rahara cover
Dear Boss's Daughter cover
Dear Future (new version) cover
Wrong Dream cover

Beautiful Sunset

17 parts Complete

DISCLAIMER! (Cerita ini sudah terbit duluan di KaryaKarsa dengan status COMPLETED dan aku membuat works di sini dalam rangka promosi sahaja. ) Aku pernah jatuh cinta padanya, dulu. Tapi, dia adalah suami dan ayah yang baik. Keluarganya harmonis, kisah cintanya adalah legenda di kalangan mahasiswa. Sosoknya sangat kharismatik, aku bahkan yakin bukan satu - satunya wanita yang mencintainya meski tahu ia adalah pria beristri. Kusimpan perasaanku rapat - rapat, namun sial, Alex mengetahuinya. Bertahun - tahun aku terbelenggu dalam perasaan terlarang dan hanya pada Alex aku berani terang - terangan. Terang - terangan cemburu saat ia memberikan senyum hangat untuk perempuan lain, padahal aku bukan istrinya. terang - terangan ngambek ketika ia tidak peka akan maksudku, padahal memang aku bukan siapa - siapa selain mahasiswanya. Kemudian, kami berpisah. Jalan hidup membuat kami tidak pernah bertemu bahkan sekedar untuk berpapasan di jalan. Waktu pun membuatku beranjak dari perasaan senyap itu, aku berkencan dengan beberapa pria kecuali Alex. Tapi dia selalu jadi orang pertama dan terakhir yang selalu membersamaiku di setiap momen. Entah itu momen saat aku putus, galau bahkan kesepian. Alex selalu ada namun kami tidak bisa bersama. Tuhan memang satu, kami yang tidak sama. Aku menjadikan Alex sahabat terdekat meski tahu perasaannya untukku sangatlah gamblang terlihat. Hingga hidup membuatku harus memutuskan untuk menjauh darinya juga. Di sinilah lucunya, berpisah dengan Alex terasa asing namun aku justru kembali bertemu dengannya. Dia, pria kharismatik yang juga adalah suami dan ayah yang baik. Rasa yang dulu pernah ada itu kembali berdegup untuk nama yang sama. Sial, rupanya selama ini aku tidak pernah melupakannya.