We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Yang  Datang Sendiri

Yang Datang Sendiri

  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 11, 2015
WpInfo
Non-Fiction
Nur Erina Lysha binti Dato' Khairul seorang gadis yang garang dan ganas..Adakala moodnya dia jadi seorang yang periang dan peramah.. Muhammad Faiz bin Dato' Harris seorang yang tegas dan peramah...Dia seorang yang kacak dan digilai oleh ramai gadis... Mereka bertemu semasa di tingkatan 3..Faiz seorang kaki buli yang ditakuti oleh semua orang semasa berada dibangku sekolah..Faiz dan Reen dijodohkan setelah berlakunya satu kejadian keatas mereka..Ingin menutup aib keluarga masing-masing Faiz dan Reen dikahwinkan secepat mungkin.. Adakah perhubungan mereka akan retak kerana masa lalu mereka??Atau Adakah Faiz berusaha untuk cuba memikat hati Reen??baca la novel ni sampai habis ye...huhu✌
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DOA YANG TAK PERNAH SAMPAI
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • TITIK RINDU [ SELESAI ]
  • Fajar & Senja
  • Elegi Rasa : Pergi
  • Kahfi dan Yumna
  • Luka Atinn...
  • Wanderlust (ORINE)
  • Kalam Cinta Darimu

Di balik pagar tinggi pesantren Nurul Qalbi, Atifa menjalani hari-harinya sebagai santri yang tenang dan penuh semangat belajar. Ia dikenal sebagai santri teladan, pandai mengaji, lembut tutur katanya, dan selalu menjaga batas sesuai ajaran agama. Namun, di balik kelembutannya, Atifa menyimpan kisah masa lalu yang belum tuntas-doa-doa yang terus ia panjatkan dalam sepi, untuk sesuatu yang tak pernah ia sebutkan pada siapa pun. Faiz, santri pindahan dari kota, datang dengan hati yang penuh luka. Ia tampak tegas, tenang, dan berwibawa, namun pandangannya sering kosong, seolah ada sesuatu yang belum selesai dalam dirinya. Tanpa disengaja, jalannya bersinggungan dengan Atifa-mereka bertemu dalam tugas-tugas pesantren, dalam diskusi kitab, hingga dalam malam-malam tahajud yang hening. Di balik semua interaksi mereka yang tampak biasa, tumbuh sesuatu yang tak boleh tumbuh: perasaan. Tapi keduanya tahu, cinta bukan hal yang mudah dibicarakan di tempat mereka menuntut ilmu agama. Rasa harus dibungkam, doa harus dipilih, dan keputusan harus bijak. Mereka hanya bisa berharap, bahwa jika takdir menulis kisah mereka, maka Allah akan mempertemukan di waktu yang tepat. "Doa yang Tak Pernah Sampai" adalah kisah tentang cinta yang dijaga, harapan yang disembunyikan, dan pengorbanan dalam diam. Sebuah novel yang membawa pembaca menyusuri ketenangan pesantren, konflik batin santri, dan keindahan rasa yang berbalut keimanan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines