Paper Heart [REVISI]

Paper Heart [REVISI]

  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 6, 2015
Ukirlah didalam hatimu yang paling dalam Aku akan mengatakan semuanya nanti Semua yang tidak kau ketahui Aku mencoba kuat diluar tapi hatiku tak ayalnya seperti kertas Sungguh aku menyukaimu, tapi aku takut Kau ingin melihat hatiku yang seperti kertas putih? Kau ingin melihat namamu yang terukir dihatiku? Jangan tinggalkan aku sendiri disini
All Rights Reserved
#42
firstkiss
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • SUBSTITUTE (LURAH)
  • VIOLETTA QUEENZEE ALEXCANDRA
  • Karena Because Selalu Always
  • OBSESSED I (END) || KathGits
  • You are in my past and my future [END]
  • Perjodohan paksa || jaemnnie
  • Sororis Zone (Zeedel)
  • CHAIRA

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines