Arabella & Gamaliel

Arabella & Gamaliel

  • WpView
    GELESEN 97
  • WpVote
    Stimmen 9
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Juli 15, 2016
"El, kayaknya gue beneran suka deh sama dia." -Arabella Kusuma Notowiharjo (17thn) "Lo karma Bel." -Elleonora Prinsloo (17thn) "Lo gak boleh suka apalagi sampe jatuh cinta sama dia. Nih gue perjelas ya bu dia yang di maksud itu 'Rakhadi Bagaskara'. Sebagai sahabat yang baik, gue bakal bantuin lo gimana caranya biar lu gak ada rasa ke dia lagi. Do you understand what i mean?" "Okey fine! terus kalo boleh tau gimana ya bu caranya?" "Pertama, gue bakal buat lo move-on dengan cara gue kenalin lo ke temen-temen lelaki gue sebelum perasaan lo makin jadi ke dia" ujar El "Dan mulai detik ini lo ikutin aja apa yang gue bilang kalo mau.." sambil menunjukkan smirk andalannya
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • More Than Senior
  • "MY BOY MY ENEMY" (ON GOING)
  • Perfect Senior
  • ALSHA
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • Aku Adalah Lukamu
  • Pertemuan Terakhir
  • Crazy Couple [End] ✔
  • We Are One
  • ON SIGHT (Completed)

"Gw mau ngomong serius. Please, dengerin baik-baik." Ucap jauhar dengan wajah serius menatap aisyah. Mendengar itu aisyah jadi panas dingin, jantung berdetak lebih kencang. "Syah, dari awal gw liat lu, gw ngerasa lu cewe yang beda. Lu berani dan lu bisa buat gw penasaran siapa lu sebenarnya. Entah dari kapan gw mulai jatuh cinta sama lu, intinya gw sayang sama lu, syah." Aisyah diam saja, dia bingung harus bereaksi seperti apa. "Gw mau komitmen sama lu, tapi kalo lu merasa ga nyaman sama gw, lu boleh pergi, asal bilang. Kalo lu nyaman sama gw pun sama, bilang. Biar kita pacaran." "Biarin gw yang jaga lu." Ucap jauhar memberi jeda. "Lu mau?" Aisyah cukup lama terdiam sebelum akhirnya menggangguk. "Komitmen dulu, kan?" Tanyanya menyakinkan, masih trauma dengan yang namanya hubungan. "Iya, tapi lu bisa ngambil keputusan nanti. Lu nyaman atau ga sama gw." Ucap jauhar. ****** Apakah mereka bisa saling menjaga hati satu sama lain? Kalo penasaran ayo..intip-intip cerita ini.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien