how the next future?

how the next future?

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 8, 2015
Suatu pagi dimana gw pertama kali masuk sekolah,gw ketemu sama orang yang menurut gw itu baik banget,dia temen pertama gw di sekolah nama nya zhara,kalo gak ada dia,gk tau deh??pokok nya gw seneng bgt bisa bertemen sama dia. Gak lama kemudian hari nya gw ketemu lagi sama temen baru namanya nawal,jadi gw punya dua temen di sekolah baru gw.dia itu baik,pokok nya gw gk mau kehilangan temen gw yg dua itu. Tapi,kalo gw pikir-pikir kita belum tentu akan selamanya.ya pasti kita akan berpisah.ya entah ada yang kesana ada juga yang kesini,dll Jadi kita itu jan berharap kalo udh punya temen deket,dibilang tempat yang paling nyaman bagi kita.padahal tempat yang paling nyaman itu,ketika kita beribadah kepada tuhan.mending kalo temen itu baik,kalo munafik gimana? Makanya jangan bilang temen itu orang yang paling nyaman padahal keluarga kita juga tempat yang paling nyaman.dia yang selalu menjaga kita dimana pun berada. Ps dari gw mah cuman sedikit:"jangan mudah percaya kepada teman"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bertemu Untuk Berpisah (First Love)
  • nostalgia SMA kita
  • EVERYTHING HAS CHANGED
  • MY SWEET BOY [SUDAH TERBIT}
  • Sejarah Kita
  • Cuma Kamu...Titik!
  • L.O.S.T Don't Know How to Love
  • KIARA [END]
  • Bitter Is You || ✔ ||
  • Three Targeted Girls!!

Pertemuan.... Akan selalu menjadi yang tak terduga Kebersamaan.... Akan selalu menjadi yang paling indah Perpisahan.... Akan selalu menjadi yang paling menyakitkan Saat pertama bertemu Tak terpikir akan bersama Saat bersama Tak terpikir akan berpisah Saat berpisah Teringat saat bertemu dan bersama .... Tak terpikir olehku Kenapa harus ada Pertemuan... Kebersamaan... Dan perpisahan... Yang aku tahu hanyalah Akan ada perpisahan di setiap pertemuan Bertemu untuk berpisah Halooo saya, ini novel karya pertama saya, pertama buatnya pas SMA, dan itu 17 tahun yang lalu, jadi mungkin nggak sesuai dengan gaya bahasa anak remaja sekarang. Tapi Nikmati aja ya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines