Rainbow Queen

Rainbow Queen

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 9, 2015
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Aku harus pergi sayang." Sang ibu menatap sendu putri kecilnya air matanya telah membanjiri pipinya. "Apa maksud ibu ? Kenapa ibu menangis ? Jangan tinggalkan aku ibu kumohon. Aku beljanji tak akan nakal lagi ibu." Putri kecil itu menangis ketakutan sambil memeluk leher ibunya. "Maafkan ibu sayang. Ibu melakukannya demi dirimu. Simpan kalung ini jangan sampai ada yang mengambilnya. ibu percaya padamu." Sang ibu melepaskan kalung dari lehernya dan mengenakan kalung yang berbentuk bulan sabit itu ke Pelangi. "Ibu berjanji akan selalu bersama mu sayang." "I-ibu..." "Afredaaa.." sang ibu membacakan mantra ke Pelangi membuat Pelangi tertidur di pelukannya. "Maafkan ibu." sambil mengecup kening putrinya.
Public Domain
#72
immortal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [1] Takdir Putri Kecil Yang Liar
  • The Secret Of My Husband [END]
  • Pelangi sehabis hujan
  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • CINTA UNTUK ALYA
  • Sang Panglima (Tamat)
  • BALLERINA

Dia adalah seorang dokter ajaib yang terkenal di dunia pada abad ke-21. Jika Raja Neraka menginginkan seseorang mati di siang hari, dia hanya akan membiarkan orang itu mati di malam hari. Setelah kembali ke masa lalu, jiwanya sekarang berada di tubuh seorang wanita yang pengecut dan tidak kompeten dari Kediaman Marquis Perdamaian Abadi. Pada hari pernikahannya, dia dikirim ke bandit oleh tunangannya. Segera, dia memberi pria yang tidak berguna itu surat cerai. Enyah! Ibu tiri yang kejam, saudara tiri yang munafik, ayah yang kejam, semuanya menginginkan hidupnya. Dia memiliki Binatang Roh sendiri, dia bisa memperbaiki ramuan pil, dia bahkan bisa dengan mudah menguasai keterampilan baru. Tapi kenapa paman kekaisaran kesembilan yang tampan dan mendominasi menjeratnya ketika dia berurusan dengan sampah kebencian itu? Dia melihat ke belakang dan mencibir, "Apakah hubungan kita sebagus itu?" Pria itu menyipitkan matanya dan tampak sekuat binatang buas, "Aku sudah memelukmu dan menciummu. Apakah kita harus tidur bersama?" .......... Author(s): Yu Xiaotong Sumber: boxnovel

More details
WpActionLinkContent Guidelines