Putih di Atas Biru

Putih di Atas Biru

  • WpView
    Reads 872
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 21, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Semua akan indah, semua akan terang.. Tenanglah bagai awan putih yang mengambang di atas langit yang biru.. Walaupun mendung 'kan jatuh ke tanah sebagai rinai hujan.. *** Haii! Akhirnya... sampai juga pada keberanianku menulis cerita ini. Yaaah, berawal dari tugas sekolah untuk membuat cerpen, aku hanya membuat cerita seadanya. Namun, teman-temanku banyak yang menyukai ceritaku. Jadi, ku coba untuk mempublikasikannya. Untuk teman-teman yang membaca ceritaku ini, aku mohon jangan di copas tanpa izin yaah... Karena karya bocah labil ini belum layak di copas. Semoga kalian suka dengan ceritaku :) Setelah membaca, tinggalkan jejak-jejak kebaikanmu yaaah... Supaya diriku ini lebih bersemangat lagi untuk bercerita. Makasih kakak... ^_^ Yuk Voment ***
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Layla Dan Kehidupannya
  • PAPERFLAKES
  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • NASYA [End]
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • Twilight's Love Puzzle
  • ReinSheria [COMPLETED]
  • My Duchess / End
  • The One: Epiphany [SELESAI✈️]
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]

Kata orang, cinta pertama itu takkan pernah berhasil. Lantas, Layla bertanya-tanya. "Emang iya kalo cinta pertama ga akan bisa berhasil?" tanyanya dengan wajah polos di umur 11 tahun, saat akan menduduki bangku kelas 6 SD. Di umur 14 tahun, Layla sadar bahwa perkataan orang yang mengatakan cinta pertama (lebih pantas disebut cinta monyet) akan gagal ternyata benar. "Padamu aku pernah memimpikan hidup bersama, berjuang bersama, saling mengasihi sampai tua. Namun semesta tak sebaik itu mengizinkan. Ternyata ini adalah akhir dari kita." Tutur Gilang. Mendengar ucapan Gilang, Layla tertawa kecil. Apa katanya? Akhir? Apa yang sudah berakhir? Dari awal juga 'kan hubungan mereka tak pernah dimulai. "Salah. Lebih tepatnya, ini buntu. Aku dan kamu tidak pernah memulai hubungan apapun. Tolong jangan merasa tersinggung, kak. Sejak awal, aku dan kamu tidak akan pernah menjadi kita. Meskipun perkataanku begitu, aku tetap bersyukur bisa mengenal dan melalui hari-hariku bersamamu. Jika Tuhan mengamini reinkarnasi, aku akan meminta pada Tuhan untuk membuatku jatuh hati lagi padamu. Selanjutnya, mari kita bertemu di kehidupan yang lain dengan keyakinan dan perasaan yang sama." balas Layla.

More details
WpActionLinkContent Guidelines