Nata cuma ingin menjalani masa SMA dengan tenang bersama tiga sahabatnya. Sayangnya, ada empat cowok yang sepertinya ditakdirkan untuk selalu muncul di waktu yang salah. Dan dari keempatnya, Dion adalah yang paling menyebalkan. Mereka tidak pernah benar-benar akur. Satu kalimat bisa berubah jadi perdebatan, satu tatapan bisa menjadi tantangan, dan satu pertemuan hampir selalu berakhir dengan keributan. Tapi ada sesuatu yang Nata tidak tahu. Ada hubungan antara keluarga mereka yang jauh lebih dekat dari yang pernah ia bayangkan. Dan mungkin, masalah terbesar Nata bukan lagi soal seberapa sering ia bertengkar dengan Dion- melainkan sejak kapan cowok itu mulai terasa terlalu familiar untuk disebut musuh.
Più dettagli