Mr.Werewolf

Mr.Werewolf

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Nov 13, 2015
Ini bukan keinginanku untuk menjadi seperti ini.tapi mungkin ini sudah takdirku dan aku harus menerimanya.tapi ini sulit, perbedaanku dengan mereka membuatku merasa tidak nyaman. Bertemankan binatang sudah jelas karna aku membenci manusia.manusia sangat ganas , membunuh binatang dengan kejam dan itu membuatku merasa sangat harus berhati-hati. Dari kecil ibuku selalu mengajarkanku untuk tidak marah pada siapapun yang intinya aku harus sabar agar tidak mengeluarkan rupa asliku yang bisa membuat manusia takut tidak seperti kakak perempuanku yang selalu saja lalai dan sering berubah wujud menjadi serigala dan itu sangat membuat ibuku khawatir. Bicara soal kakak perempuanku,dia sangat jauh berbeda denganku.dia sangat terobsesi dengan manusia,dulu bahkan dia bisa bertahan disekolah yang penuh dengan manusia.namun akhirnya seorang anak lelaki mengetahui siapa dia sebenarnya setelah kakakku marah lalu melukainya tapi anak lelaki yang aku tau bernama Ken bersedia merahasiakan identitas kakakku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I failed to throw villain away- R19 (Special Side Stories) .₊˚⊹♡Luna_ela
  • The Grey Of SAKARUNA
  • Taking What's Hers [Jenlisa Adaptation]
  • THE FATED 1 ; MY LUNA [ END ]
  • M E M O R Y  (On Going)
  • the Pure blood
  • Zara Gama's love story
  • Gumiho! Is My Mate?
  • ARROGANT ALPHA ✓

Suatu hari, ayahnya memberinya seorang budak laki-laki. Katanya, budak itu menyelamatkannya dari medan perang karena ketampanannya. "Ada segel terukir di hatinya. Selama kamu punya manik ini, dia tidak akan bisa tidak mematuhimu. Jadi, kamu bisa memerintahnya untuk melakukan apa saja." "Duduklah." Bocah itu tampak agak muram setelah mendengar apa yang diperintahkannya. "Ah, apakah aku memperlakukannya terlalu seperti anjing?" Saat ayahnya meremas manik itu, bocah itu lalu berlutut di kakinya. "Tuan" Mata merahnya berkilat, menerangi tatapannya yang menakutkan sambil tersenyum gila. Dia adalah yang paling gelap dari yang paling gelap. Penyihir agung masa depan dan bos terakhir dunia ini. "Baiklah, hanya kau yang tersisa sekarang, Tuan." Dan kemudian, pada usia 22 tahun, dia terbangun sebagai Tuan Menara Sihir dan membalas dendam dengan membunuh seluruh keluarganya. "Apakah kamu ingin hidup? Kalau begitu, duduklah, Tuan." Mata merah yang menakutkan itu menoleh padanya. 'Mengapa dia seperti ini padaku?! Aku sudah berusaha sebaik mungkin untuk memperlakukannya dengan baik!'

More details
WpActionLinkContent Guidelines