Kedekatan Tak Berarti

Kedekatan Tak Berarti

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 17, 2015
Ini ditulis untuk kamu yang pernah dekat denganku. Haii, apa kabar ? Baik baik saja, kan ? Sekarang terasa beda, ya. Iya, kita menjauh. Kenapa ? Kecewakah ? Lantas itu yang membuatmu 'dekat lagi' dengan mantanmu ? Maaf jika aku membuatmu kecewa. Maaf jika membuatmu terluka. Percayalah, aku tidak pernah bermaksud untuk itu. Hanya saja kamu tidak pernah mengerti maksudku. Bolehkah aku membuat sebuah pengakuan ? Sebenarnya aku sedih kamu begini. Aku sedih kita jadi menjauh dan sekacau ini. Sebenarnya aku juga menyimpan sesuatu yang sama, sebut itu 'perasaan'. Hanya saja waktu itu aku tidak berfikir semua akan jadi seperti ini. Maaf. Apakah itu berarti ? Maaf, waktu itu aku belum ingin mengubah 'status kita' menjadi 'lebih' dari teman. Aku hanya ingin melihatmu sedikit menunggu dan sedikit berjuang. Bisakah ? Haha ternyata tidak. Mungkin aku tak seberharga itu bagimu. Haha sudahlah. Ini sudah tidak berarti, kan ? Lalu, apakah bagimu kedekatan kita itu
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Maybe It's You(?)
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Brother in Love
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Silent Scars | Orine
  • My All, That Is You
  • Stranger | Orine
  • Triangle 2

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha

More details
WpActionLinkContent Guidelines