MYSTERY BOX

MYSTERY BOX

  • WpView
    LECTURAS 52
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, nov 12, 2015
Pada suatu hari Ani dan Tono pergi berbelanja bahan bahan makanan yang sudah habis "Ani tolong belikan ibu sekilo garam halus sebentar"kata ibu "baik bu"jawab Ani . Ani pun bergegas membeli garam yang disuruh oleh ibunya tadi.Setelah membeli garam Ani pun pulang ke rumahnya dan memberikan garam tersebut kepada ibunya.Setelah itu Ani melihat sesuatu kotak yang sangat besar.Ani pun pelan pelan mendekati kotak tersebut.Ibunya Ani pun dan mengagetkan Ani.Ia pun terkejut, Ani pun menatap ibunya dan berkata"Astaghfirullahaladzim , ah ibu ngagetin aja" "Maaf ya karena tadi ibu panggil panggil kamu tidak menyahut sih"balas ibu "Ibu sebenarnya ini kotak apa"tanya Ani yang mer asa penasaran "oh,ini kotak yang ingin buang tadi"jawab ibu Ani pun meninggalkan tempat tadi dengan perasaan yang masih penasaran.Singkat cerita pada hari ulang tahun Ani, ibunya pun mengatakan "Ibu ada hadiah untuk mu" Ani pun melihat kotak yang pernah ia lihat sebelumnya. Ani pun baru sadar bahwa itu adalah hadiahnya
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ice bear kesayangan
  • Love Mother [END]
  • Hai, Kak! (END)
  • Kisah Tak Sempurna [Sudah Terbit]
  • Twelve Hearts Under One Roof
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Love my angel

"Dika tunggu" ucap gadis lugu berbadan mungil yang memiliki mata sipit menghampiri cowok yang sudah lama ini dia incar. "Nih sarapan buat Dika, sila sendiri loh yang masak khusus buat dika" memberikan kotak bekal yang bergambar beruang. Tanpa menunggu lama Andika mengambil kotak bekal yang ada di tangan frisila "Nih buat loh pasti loh belum makan kan" ucap Andika tanpa rasa bersalahnya memberikan kotak bekal kepada Alexa. Frisila sangat terkejut dengan tingkah Andika "kenpa Dika kasih kasih makanan dika ke cewe lain" ucap frisila kesal "Kenapa loh gak suka gue kasih ke orang lain, lagian gue juga sudah berbaik hati menerima pemberian loh, yah gue makan atau gak juga suka suka gue kan" ucap Andika membentaknya dan memasang tatapan sinis kepada frisila. Frisila yang diperlukan seperti ini sangat sakit hati perlahan air matanya mulai membasahi pipinya, nyalinya menciut dan tak berani memandang mata elangnya Andika Andika yang melihat frisila menangis sama sekali tidak memperdulikannya "air mata loh gak mempan buat luluhin hati gue" ucapnya dan pergi meninggalkan frisila yang tengah menangis di pojok lorong kelasnya Akankah frisila bisa menaklukkan hati cowok yang sekeras es batu ? Yuk mampir ke cerita novel ice bear kesayangan gak kalah seru loh denger cerita bad boy story'🤗😚😚

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido