Kisah dua orang sahabat sejati yang dilema dalam situasi yang melelahkan dan penuh dengan intriks,
Persahabat memang tidak asing lagi bagi sebagian orang,karena sahabat adalah orang yang mampu
membuat kita bicara saat kita bisu tanpa kata,shabat ,orang yang mampu mengajarkan arti setia dan cinta saat kita mulai putus asa dengan kata bahagia.
Namaku rania sasyabilla,teman- teman memanggilku rania,aku punya sahabat namanya reina ananda ,dia adalah permata yang aku punya sekarang,kasih sayangnya selalu membuatbku percaya bahwa cinta memang setulus jiwa dan sesuci butir bening dimata,
Tapi akhir- akhir ini reina berubah,setelah kejadian 2 tahun silam,kecelakaan yang mengerikan itu masih mbekas dihatinya,bahkan menjadi momok yang menakutkan bagi reina,dia harus merelakan ibunya meninggal,kedua matanya tidak dapat menatap indahnya dunia,bahkan hidupnya telah sirna semenjak matanya buta. Kini sikapnya mulai berubah pemaraha,tempramem,bahkan sangat kasar,kadang2 dia menyakiti dirinya
Aku bertemu dengan sosok perempuan unik yang membuatku terkesan. Sejak pertemuan itu kami bersahabat dan selalu bersama. Aku yang suka hujan selalu menjaga Rena yang takut hujan. Rena yang punya trauma dengan masa lalunya selalu ku bawa dalam keyakinan bahwa semua akan baik-baik saja. Sampai kami menyimpan rasa satu sama lain tetapi kami tak berani mengungkapkannya dan tetap menjalani hari bersama. Rena yang berpacaran dengan Kakak tingkat membuat kami terpisah karena konflik yang terus menyudutkanku, bahkan hal tersebut membuatku kehilangan sahabat semasa kecilku. Aku yang sempat menjauh dengan Rena yang kemudian bertemu dengan Qila yang merawatku selama menjalani masa pemulihan akibat kecelakaan yang aku alami. Namun pada akhirnya aku harus mengikhlaskan Rena karena sebuah hal dimana kita tak benar-benar bisa bersama lagi.