Dedaunan yang Gugur [END]

Dedaunan yang Gugur [END]

  • WpView
    Reads 18,828
  • WpVote
    Votes 1,380
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 22, 2015
WpInfo
Fiction
Historical
Ambarawa, 1943 Sastro, Andai kau tahu, betapa besar rasa bersalah mengiris-iris hatiku, membuatku menangis darah setiap kali berusaha menggenggam bayangmu. Meski kaubilang, cinta yang sejati bukanlah cinta yang harus memiliki, melainkan cinta yang abadi, tetaplah diriku didera rasa bersalah karena telah menyakitimu. Hanyalah surat yang takkan pernah terkirim ini, pralambang jeritan hatiku. Andai kautahu, bahwa di sini, detak jantungku masih melagukan indah namamu. -Hertha Lodewijk-
All Rights Reserved
#1
worldwar2
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JESSALEO
  • HIJRAH UNTUKMU
  • Padukasori
  • Armor: Bubat [Completed]
  • Symphonya: Bloemen Vallen [END]
  • ᴛᴀʀᴀꜱ: ᴅɪ ᴀᴍʙᴀɴɢ ʙᴀᴛᴀꜱ ✔
  • Almost Over You
  • RECYCLE HEART
  • PITALOKA (Revisi) ✓
  • Bersambung [COMPLETED]
JESSALEO

Fyi: ini cerita pertamaku. Jadi, mohon maaf jika penulisan kata masih salah. I'll revision it soon! *** Cinta itu manis, namun terasa pahit saat disakiti. Sayangnya, walau terasa pahit, aku tetap mencintaimu. DILARANG COPY PASTE! Copyright © 2015 by TasyaKhaira

More details
WpActionLinkContent Guidelines