Love Story Karin [End]

Love Story Karin [End]

  • WpView
    Reads 9,239
  • WpVote
    Votes 1,695
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 30, 2022
"Mulai minggu ini, hari ini, menit ini, bahkan detik ini. Akan ku ukir kenanganku bersamamu... Dan untuk yang terakhir kalinya aku ingin mengatakan bahwa AKU MENCINTAIMU DAN AKAN SELALU BEGITU. Dan ingatlah..." Aldo. ================================ "Langkah demi langkah sudah kulalui satu demi satu. Senyum yang telah ku ukir dengannya dari lama. Sekarang telah pudar dibawa oleh angin. Hilang semua harapan yang sudah ku buat dengannya..." Karin. ================================ "Lo adalah abang gue yang paling nyeselin di seluruh dunia ini. Dan selain nyeselin lo itu juga bego'. Tapi tetep itu nggak ngerubah gue untuk nggak akur sama lo. Meskipun kita nggak dilahirin di rahim yang sama. Dan lo udah..." Rendy. ∞∞∞∞∞∞ Ingin tau lebih detailnya, baca aja langsung=> Copyright © 2015 by Nurulqomariyah_
All Rights Reserved
#22
direkomendasikan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perfect [Malik's Family 2] ✓
  • Arsyilazka
  • Astagfirullah, Mantan! [RE-UPLOAD]
  • 𝙼𝙰𝙽𝚃𝚄-𝙰𝚋𝚕𝚎✔
  • Halal Is My Way[TERBIT]
  • ℂ𝕠𝕟𝕧𝕖𝕟𝕚𝕖𝕟𝕔𝕖
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • - YOU -  [TAMAT] ✓
  • My Heart

Spin off "Mr. Boarding House" Di sarankan baca MBH dulu, tapi kalau mau baca ini langsung boleh, kok. 🚫WARNING🚫 DILARANG BAPER?! BIJAKLAH DALAM MEMBACA?! *** Bagaimana respon kalian ketika dilamar oleh seorang lelaki berbeda iman dengan kalian? *** "Kalau begitu, izinkan saya menjadi mahrom kamu." Kenzie menatap Safa lekat. Sorot matanya terlihat serius sekali. Sesaat jantung Safa berdetak tak karuan. Seumur hidupnya dia belum pernah mendengar perkataan seperti itu dari seorang pria. Akan tetapi, untuk pertama kalinya dia mendengar itu dari Kenzie. Apa maksud pria ini? "Nggak semudah itu, Pak," balas Safa akhirnya. Kedua alis Kenzie bertaut. "Kenapa nggak mudah?" tanyanya heran. "Dari buku yang saya baca. Kalau ingin menjadi mahrom dari seorang yang dia sukai. Dia tinggal menikahinya." Napas Safa tercekat. "Ma-maksudnya?" Dia bukan tak peka. Dia malah sangat peka dan bodohnya malah bertanya seperti itu. "Ayo kita menikah!" *** DON'T COPY MY STORY?!

More details
WpActionLinkContent Guidelines