A+
  • WpView
    Reads 165
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 16, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
A+ Prolog: “Kita pacaran” Aku terkesiap dengan ucapan kak Avery yang sangat datar tanpa ekpresi sekaligus membingungkan. Oh Tuhan,,, ini mimpi yaa? Mungkin telingaku salah dengar. Ahh tidak,,, pendengaranku masih berfungsi. Ketika aku ingin bertanya sesuatu, kak Avery sudah menghilang dari hadapanku, ahh... mungkin ini cuma mimpi . –Anggi
All Rights Reserved
#2
avery
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 365 Day's to Fall in Love
  • THE SECRET OF LIFE
  • Nedrian's Sibling [Book 3]
  • Awan Untuk Pelangi ( SELESAI )
  • Stay (Away)
  • Arsyilazka
  • "ASSALAAMUALAIKUM Habibati" _END_
  • Hi Bye, Aley!
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)

Mendapatkan tantangan dari Febian, Liora terpaksa harus menembak Regan, cowok yang dikenal paling pendiam di sekolahnya. Liora tidak ambil pusing akan tantangan tersebut, karena Liora tau Regan pasti menolaknya mentah-mentah. Tapi itu hanyalah pemikiran Liora seorang. "Sekarang kita pacaran, oke?" Kemudian Liora menghitung mundur. "Lima, empat, tiga..." "Oke. Kita pacaran," ucap Regan membuat Liora mengangguk. "Pilihan yang bagus kalo gitu gue balik dulu ya," "Eh? Gue kayaknya tadi salah denger dah." Liora tersadar dan tanpa sadar berteriak."Kok lo terima sih?!" Regan menatap Liora datar."Lo kira gue mau pacaran sama lo? Ultah gue tahun depan kita putus," Sekarang Liora tidak dapat berkata-kata apalagi. 🚫 Ada banyak kata-kata kasar dan diharapkan untuk tidak ditiru 🚫Dilarang plagiarisme karena itu hukumnya haram

More details
WpActionLinkContent Guidelines