I'm Yours ( My Valentine 2)

I'm Yours ( My Valentine 2)

  • WpView
    LECTURAS 8,326
  • WpVote
    Votos 496
  • WpPart
    Partes 16
WpMetadataReadContenido adultoConcluida mié, jul 12, 2017
Aku tahu aku mungkin wanita terbodoh karena telah menolak lamarannya tapi aku akan menjadi wanita terjahat jika aku menerimanya namun hatiku bukan untuknya.. aku sedang berdansa dengan sahabatku yang tampan,Felix L.Callum. Awalnya hanya kami yang berdansa namun kemudian beberapa tamu mulai turun ke lantai dansa dan berdansa. Saat sedang asik berdansa dan menikmati lagu yang diputar,lagu berganti menjadi Marry You by Bruno Mars. Felix tiba-tiba berlutut dan lampu sorot menyorot ke arah kami. Aku menatapnya bingung. "Chloe Valantine Rossemarry maukah kau menjadi valentineku untuk selama-lamanya dan menjadi ibu dari anak-anakku, will you marry me Valent?" Dia mengeluarkan kotak cincin yang berisikan sebuah cincin yang indah. Aku yakin ada makna dari bentuknya. Aku terdiam hanya teriakan para tamu yang memintaku untuk menerimanya yang memenuhi ruangan. bagaimana ini?mengapa secepat ini? haruskah aku menerimanya saat aku belum sepenuhnya paham dengan hatiku. Dilarang meng-copy dalam bentuk apapun tanpa ijin saya !!!! Vote dan Coment ditunggu :D
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Surat Undangan dari Orang yang Kucinta (Sedang Revisi)
  • Maudya (Mencari Cinta & Kebahagiaan)
  • Love My Twins | END
  • YOU [KOOKV/KOOKTAE][END]
  • Yang TERLUPAKAN.
  • UTOPIS || Anthony Ginting
  • Marriage With Mr. Actor (The End)

Katanya, hatinya tertambat padaku, mengajakku berjalan di bawah senja, tanpa mengerti aku bukanlah bunga yang mudah dikupas. Aku menyukainya, tapi aku tak ingin menjadi milik sementara, aku ingin menjadi anugerah yang halal dan abadi. Aku menolaknya dengan lembut, dia mengerti dan berjanji akan menunggu, sampai aku menyelesaikan tangga ilmu. Tapi, beberapa bulan kemudian, undangan datang menyambangi, mengingkari janjinya, apakah kata-katanya hanya angin yang berhembus?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido