Story cover for All Change by wulanfiramarins
All Change
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Nov 16, 2015
Prolog

Arina Kazumi.Gadis blasteran Jepang-Indo,lahir 11 thn yg lalu.Berparas cantik,pintar,dan baik hati,membuat dia disukai banyak orang.Terlebih dengan senyumnya yg manis,yg selalu menampakkan dua lesung pipinya.Tetapi di balik senyuman manis itu,ia merasa sedih,karena:
1 bulan yg lalu.......
"TIDAK.Ayah pasti berbohong.Tolong yah,jangan bercanda seperti ini.Aku gak suka"katanya da sedikit demi sedikit pun air matanya jatuh.
"Ini serius,Arin.Maafkan ayah.Apa kamu mau tinggal di Jepang sendiri,tanpa ayah,ibu,dan juga kakakmu?"kata ayahnya yg merasa bersalah.
"Tapi kan masih ada Nenek,yah"Arin tidak mau kalah.
"Sayang,Nenek sudah tua.Kasihan kalau dia masih harus mengasuh anak-anak"kata Ayah sabar.
"TAPI AKU KAN BUKAN ANAK-ANAK,YAH!" katanya emosi 
"Arin,jangan melawan Ayah.Keputusan itu yg terbaik buat kita semua"bisik kakaknya pelan.Mayraina Kazumi.
Arin terdiam.Dia tidak tau harus bagaimana.Mungkin benar kata kakaknya,ini keputusan terbaik untuk mereka.
"Ya.Aku akan pindah ke.....
All Rights Reserved
Sign up to add All Change to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
My Love Manager [M.Atsumu] by unfloo
5 parts Ongoing
"(Name), kamu saya pindahkan ke Jepang." "...Hah? EH, APA?!" Itu kalimat yang ngubah hidupku dalam satu detik. Bayangin aja, aku yang biasa bangun kesiangan dan berjuang ngelawan kemacetan, tiba-tiba dikasih tiket belajar ke Jepang. Gratis. Katanya sih buat "nambah ilmu". Ya, awalnya aku mikir, 'wah keren juga, bisa belajar sambil ngeliat sakura, makan ramen asli, dan hidup tenang jauh dari drama sekolah lama.' Ternyata aku salah besar. "(Name), hari ini kamu bawa bekal apa?" Ada cowok doyan makan, namanya Osamu, nanya gitu sambil lirik-lirik kotak bekalku kayak kucing ngeliat ikan pindang. Lain hari, ada yang bilang, "(Name)-chan cantik deh." Itu Suna, anaknya kayak tenang... tapi jangan tertipu, dia hobi ngumpulin aib orang, apalagi si kembar. Terus... "(Name)! Liat, Sumu Samu berantem lagi!" Sumu... Samu? Maksudnya si kembar itu-Atsumu dan Osamu-berantem gegara hal random. Kemarin cuma gara-gara siapa yang terakhir makan ayam goreng. Serius. Ayam goreng. Dan puncaknya... "(Name), tolong jadi manajer voli!" "(Name)!! Pisahin mereka dulu dong!!" "(Name)! Kami butuh kamu jadi manajer!!" Aku cuma bisa berdiri di tengah-tengah, mikir keras, "Kenapa hidupku kayak anime romkom sport?" Padahal aku cuma pengen hidup tenang. Tapi sekarang? Tiap hari ngurus anak-anak cowok rusuh yang energinya kayak lima Red Bull digabung. Dan entah kenapa, semua orang ngira aku ini anaknya polos. Padahal aku udah hafal semua trik mereka buat kabur dari latihan. 'Ya Tuhan, tolong... kasih aku kesabaran lebih buat ngadepin para rubah ini...' Dan kalau itu belum cukup bikin hidupku jungkir balik, satu hari, setelah latihan... Dia berdiri di depanku. Napasnya ngos-ngosan. Matanya serius. "(Name)... aku mencintaimu." **WARNING!!** * Cerita ini kadang lurus, kadang belok ke parit * Haikyuu milik Haruichi Furudate-sensei * Cerita ini cuma hasil imajinasi author, jangan dibawa serius * Cover nyomot dari Pinterest
AYAH NATO? [END] by Appenelon-desu
38 parts Complete
*gambar di ambil dari pinterest, males bikin sampul . . . . Kisah Indonesia, yang harus ditinggal pergi oleh ayah dan saudaranya, karena beberapa masalah yang tak bisa mereka hadapi dalam satu rumah. Tenang aja, cuma masalah internal, bukan konflik internasional. Hal yang membuat Indo naik pitam, ketika Asean memerintahkan beberapa anaknya menginap, atau tinggal sementara di berbagai belahan tempat. Maklum, bapaknya emang suka nampung anak. Salah satunya Indo sendiri, yang juga kini di titipkan pada salah satu teman si bapak. Disisi bumi lain, NATO adalah manusia berjenis kelamin pria, muka tembok, kelakuan kayak muncak jam 3 pagi: dingin. Tiba-tiba jomblo ngenes satu ini harus menjadi pengasuh anak dadakan karena permintaan salah satu temannya yang cukup memaksa. Indo dan NATO, suatu gabung unik bagaikan langit dan bumi. NATO yang dingin dan tegas, Indo yang chaos, dan rada sengklek. Tinggal di satu atap? Memangnya bisa? . . "Tuan NATO... ini sarapan atau makanan burung?" "Itu breakfast kelas atas." "Berkelas banget ya... sampe kenyangnya harus ngandelin doa." "Mau makan atau tidak?" "Aku mau... tapi nasi padang, atau enggak nasi rames warteg. Telor dadar pinggirannya kriuk, kuah gulai numpahin nasi, sambel dikit biar nyesss. Baru itu namanya sarapan." "Indo.." "OKE FINE! SAATNYA KOSPLEY JADI KELINCI! MENYIKSA LIDAH DENGAN SIKSAAN SALAD DAUN!" - "Kadang aku ingin marah, tapi dia membuat ku merasa menjadi sesuatu yang lebih hidup." -NATO "Ada bala-bala alias bakwan gak?" -Indo. - Hasil gabut Author sendiri. Walau gabut tetap usaha dibuat seniat mungkin. Gak ada sangkut paut sama dunia nyata! Gak bermaksud menyinggung! No Plagiat. [No BL❌] Sekian.
Menepilah Cinta by mariniqudriyahaf
17 parts Complete Mature
Seketika, tubuh Sam terasa sangat ringan, ruhnya seolah-olah melayang perlahan terangkat oleh baling - baling seperti milik doraemon, sejenak meninggalkan jasadnya yang tiba-tiba kaku. Beasiswa? Jepang? Tinggal disana berapa lama? Dengan siapa Nisa nanti disana? Bagaimanakah keamanan di sana? Siapa yang akan menjaganya? Ah, Sam sendiri tidak tahu apa jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang terlintas di kepalanya. Antara bangga dan khawatir, antara terharu dan sedih bila harus berpisah dari gadis ayu di depannya saat ini. Bukankah Jepang itu negara asing, baik bagi Sam atau Nisa sendiri. Jepang bukan daerah yang bisa ditempuh dengan kereta, mobil, bis, angkot, ojek atau taxi online, bahkan sepeda ontel, yang biasanya Sam naiki saat Ayah Nisa memintanya mengantar buku atau bekal Nisa, apabila ketinggalan, ke sekolah. Jepang itu negeri asing yang berbeda segalanya dengan kehidupan Nisa di sini. Negeri yang tak Sam kenal, terutama masalah keamanannya, makanannya, orang-orangnya. Apakah Nisa akan aman tinggal disana? Makanannya? Amankah sholat di sana? Apakah .... "Pak Sam... Pak Sam... Hellooow,,, Yuhuu" Nisa melambaikan tangannya membuyarkan lamunan Sam. Raut wajah cantiknya berubah menjadi cemas ketika melihat Sam mendadak pucat. Ruh Sam yang sempat terlepas, kembali ke jasadnya semula. "Hm... Jadi bengong gitu. Kenapa? Pak Sam ga seneng ya Nisa ke Jepang?" Tanya Nisa dengan nada sedih. Matanya mendadak sayu, senyumnya hilang. "Oh... Pak Sam seneng kok mbak. Pak Sam malah bangga kalo mbak Nisa bisa ke Jepang" "Alhamdulillah, gitu dong Pak Sam. Setelah ayah dan ibu, Support Pak Sam lah, yang selama ini selalu menyemangati Nisa." Nisa kembali ceria, sumringah menunjukkan senyum lebar. Ah, senyum itu... senyum yang sama yang dimiliki kekasih hatinya. Kekasih hati yang telah terpatri di hati Sam selamanya.
You may also like
Slide 1 of 10
My Love Manager [M.Atsumu] cover
only he is the one i want [ lilynn ] cover
AYAH NATO? [END] cover
AILAH(END)✅ cover
Silent Scars | Orine cover
Menepilah Cinta cover
ALRIN cover
SEPARATED BROTHER [END] cover
JodohKu Milyader (COMPLETED)  cover
ARKAN & ARINA (TAHAP REVISI) cover

My Love Manager [M.Atsumu]

5 parts Ongoing

"(Name), kamu saya pindahkan ke Jepang." "...Hah? EH, APA?!" Itu kalimat yang ngubah hidupku dalam satu detik. Bayangin aja, aku yang biasa bangun kesiangan dan berjuang ngelawan kemacetan, tiba-tiba dikasih tiket belajar ke Jepang. Gratis. Katanya sih buat "nambah ilmu". Ya, awalnya aku mikir, 'wah keren juga, bisa belajar sambil ngeliat sakura, makan ramen asli, dan hidup tenang jauh dari drama sekolah lama.' Ternyata aku salah besar. "(Name), hari ini kamu bawa bekal apa?" Ada cowok doyan makan, namanya Osamu, nanya gitu sambil lirik-lirik kotak bekalku kayak kucing ngeliat ikan pindang. Lain hari, ada yang bilang, "(Name)-chan cantik deh." Itu Suna, anaknya kayak tenang... tapi jangan tertipu, dia hobi ngumpulin aib orang, apalagi si kembar. Terus... "(Name)! Liat, Sumu Samu berantem lagi!" Sumu... Samu? Maksudnya si kembar itu-Atsumu dan Osamu-berantem gegara hal random. Kemarin cuma gara-gara siapa yang terakhir makan ayam goreng. Serius. Ayam goreng. Dan puncaknya... "(Name), tolong jadi manajer voli!" "(Name)!! Pisahin mereka dulu dong!!" "(Name)! Kami butuh kamu jadi manajer!!" Aku cuma bisa berdiri di tengah-tengah, mikir keras, "Kenapa hidupku kayak anime romkom sport?" Padahal aku cuma pengen hidup tenang. Tapi sekarang? Tiap hari ngurus anak-anak cowok rusuh yang energinya kayak lima Red Bull digabung. Dan entah kenapa, semua orang ngira aku ini anaknya polos. Padahal aku udah hafal semua trik mereka buat kabur dari latihan. 'Ya Tuhan, tolong... kasih aku kesabaran lebih buat ngadepin para rubah ini...' Dan kalau itu belum cukup bikin hidupku jungkir balik, satu hari, setelah latihan... Dia berdiri di depanku. Napasnya ngos-ngosan. Matanya serius. "(Name)... aku mencintaimu." **WARNING!!** * Cerita ini kadang lurus, kadang belok ke parit * Haikyuu milik Haruichi Furudate-sensei * Cerita ini cuma hasil imajinasi author, jangan dibawa serius * Cover nyomot dari Pinterest