HEART
  • WpView
    Reads 1,111
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 17, 2016
Shira. Gadis takut akan kegelapan. Karena pengalamannya dengan kegelapan sangat menyakitkan. Ia berfikir tidak akan menemukan kebahagiaan lagi. Ternyata ia salah, setelah ia bertemu dengan seseorang. Seseorang yang telah membangkitkan semangatnya dari keterpurukan. Namun? Seseorang itu pergi. Untuk kesekian kalinya ia harus kehilangan. Hingga ia beranjak remaja, ia dipertemukan lagi dengan seseorang yang pernah ada di masalalunya. Bodohnya ia tidak menyadari kehadiran seseorang di masalalunya. Bodohnya ia menyadari hal itu saat masalalunya telah tiada. Hingga akhirnya seseorang yang pernah membangkitkan semangatnya datang lagi saat ia beranjak dewasa. Kehadiran si 'penyemangat'. Atau ia sering menyebutnya dengan 'My Light', menjelaskan semuanya. Bagaimana cerita detailnya? Tambahkan cerita ini di library kalian. Baca pakai hati. Jangan lupa tinggalkan Vote+Comment. Biar semangat updatenya. Hehe. Udah dulu promosinya:D Happy reading♥ ~20 Desember 2015
All Rights Reserved
#475
rain
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Apa Kabar, Luka? (TAMAT)
  • Don't Touch Me, Prince! [END] TELAH TERBIT
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • ALZADAISY[End]
  • MOLLARLAN[End]
  • Lumen Spei. [Ongoing]
  • Tell Me!
  • Sadena
  • Love With Ghost

Follow dulu sebelum baca✔️ ⚠️Awas Baper!⚠️ *** Saat Shilla sedang berusaha menyembuhkan luka hatinya, mencoba melupakan bayang-bayang cinta pertama, dan belajar mengharap hanya pada-Nya, Dikka datang. Membawa udara segar yang menenangkan, memoles warna baru di masa putih abu-abu, mencipta bahagia yang begitu istimewa. Hingga akhirnya, berkat Dikka, Shilla berhasil menyembuhkan luka hatinya pun melupakan bayang-bayang cinta pertama, namun, tanpa sadar, ia telah berharap selain pada-Nya. Siapkah Shilla kalau luka yang perlahan mengering kembali meretih lagi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines