Sasusaku,teach Me,touch Me

Sasusaku,teach Me,touch Me

  • WpView
    LECTURES 21,938
  • WpVote
    Votes 132
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., nov. 17, 2015
"HUAAAAA..."Suara teriakan dan pekikan keras terus menggema di lapangan itu. Belasan siswa dengan setelan baju olahraga, terlihat masih serius berada disana. Sebelum teriakan dan pekikan tadi membuat pandangan mereka tertuju pada satu arah. Seorang gadis yang terus memekik dari bagian kiri lapanganHaruno Sakura, itulah tulisan yang tertulis pada baju olahraga gadis itu. Keringat tak hentinya meluncur dari pelipisnya, membasahi wajah putis mulus gadis itu. Sakura terus mencoba melentangkan badannya, berusaha memperagakan sikap kayang. Tapi untuk yang kesekian kalinya, tubuhnya jatuh membentur matras.Sakura tetap merebahkan tubuhnya diatas matras. Dadanya terlihat naik turun tak beraturan, menandakan nafasnya yang tak karuan. Entah berapakali Sakura sudah mencoba memperagakan gerakan kayang ini, tapi hasilnya selalu sama. Gagal Total"Hei Haruno, keluarkan kemampuanmu. Tinggi tubuh dan proporsial tubuhmu kan sudah memenuhi standar. Jadi seharusnya kau bisa, apalagi hanya gerakan mudah sep
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Naruto : Uchiha Legendary Lineage
  • ׅ꯱ꪱׁׁׁׅׅׅꭈׁׅꫀׁׅܻ݊݊ꪀ ֮ϐׁᥣׁׅ֪ᨵׁׅׅᨵׁׅׅꩇׁׅ֪݊   - bnha x reader
  • Naruto : Anak Ramalan
  • Move On?
  • I Got You Darling (Gaara X Sakura)
  • Cavendish (Name) - BNHA Alternative Universe
  • Trouble Maker (TAMAT)
  • Naruto : Power To Heal And Destroy
  • RAUSIKA (END)

Update Di Usahakan Setiap Hari Harapannya hancur saat suara mencicit kecil menembus udara. Kedua pria itu membulat menjadi satu, sepasang senjata rahasia terbang dari ujung jari mereka dalam waktu yang dibutuhkan pria yang lebih rendah untuk berkedip. Untungnya, Naruto bukan orang yang lebih rendah. Dalam waktu yang dibutuhkan gadis itu untuk mencicit karena terkejut, dia sudah jatuh ke jalan; bintang-bintang pelempar mematikan sekarang bersiul tanpa bahaya di atas kepalanya. Saat proyektil mematikan terakhir meluncur dengan sendirinya, dia sudah bergerak, menerjang ke bawah sinar bulan, melemparkan dirinya di antara para pria dan tawanan mereka bahkan sebelum mereka bisa memahami kehadirannya. Di bawah cahaya rembulan. dia akhirnya diberi gambaran yang jelas tentang para penculiknya, dan mereka, dia. Wajah mereka bahkan tidak layak disebutkan, meskipun mereka menjadi kaku saat dia berdiri tegak. "Oi oi... kalian pikir apa yang kalian lakukan?!" Naruto menggeram, mengakui hitiate mereka sebagai milik Kumogakure. "Bukankah Raikagemu memiliki hal yang lebih baik untuk dilakukan daripada menculik gadis kecil?! Kita berada di tengah perang untuk crissakes!" dia menolak keras saat dua shinobi awan yang tersisa saling bertukar pandang, melihatnya sekali, lalu pada hitiatenya, dan menarik kunai mereka. "Sial, seorang Uchiha!" Salah satu dari mereka berseru. "Hei! Aku bukan- "Bunuh dia!" seru yang lain. Sebuah otot melompat di rahang si pirang. "Coba aku!"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu