Cupid, kok jones? | Lee Haechan

Cupid, kok jones? | Lee Haechan

  • WpView
    Reads 2,492
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 19, 2021
WpInfo
Fanfic
NCT
Freya Naviola, sejak pindah ke Adiyaksa disebut sebagai Reya si kasat mata. Sebutan itu diberikan oleh cowok tengil yang suka strawberi bernama Aslan Yaksio. Bagi Aslan, Reya sosok yang tidak mudah didekati, sering berkata sinis, dan bahkan sukar dimengerti. Tapi bagi Reya, Aslan hanya sosok anak manja yang kerap berbuat onar. Aslan hanyalah pengganggu yang pantas Reya jauhi. Aslan dan Reya memang sangat kontradiksi. Tapi masalah muncul saat mereka yang sangat bertentangan itu malah harus saling membutuhkan satu sama lain. Aslan butuh Reya untuk misinya sebagai Cupid yang terkenal seantero Adiyaksa. Sementara Reya butuh Aslan untuk misinya mengungkap kasus kematian Jonathan yang selama ini coba Reya pecahkan. Akankah keduanya berhasil pada misinya masing-masing? Cupid, kok jones? | 2021. Cover from Molly.graphic All right reserved by Putri.
All Rights Reserved
#473
freya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana [COMPLETED]
  • Elegi Esok Pagi ✓
  • NARAYA || FIND THE SOUL
  • Let It Fall [Tamat]
  • Don't hate me || Jeno Jaemin [END]
  • Twelve Months ; Jeno Ryujin ✓
  • MARET

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines