Sang Barista

Sang Barista

  • WpView
    Reads 882
  • WpVote
    Votes 225
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 27, 2016
Aku melihatnya sepanjang hari disana. Bekerja bersama kopi hangat. Tiba-tiba saja dia sudah menjadi temanku seorang. Aku mulai mencari cerita mengesankanku dari pengalaman asliku. Tak lupa juga aku mencari penyemangat. Sepatah kalimat penyemangat tak pernah kudengar dari mulut seseorang yang bertujuan kepada diriku. Namun, aku mendengarnya di akhir perjalananku. Ya walau itu hanya bisikan pelan, aku dapat mendengar jelas ketulusan kata-kata tersebut. Tetapi, adakah alasan tepat mengapa kata penyemangat hidupku yang ingin sekali kudengar baru terucap di akhir kedipan mataku? Story by: shadescars Cover by: @flyonmandy99
All Rights Reserved
#966
nonfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Need You (Chanbaek)☑️
  • ||Perjodohan||✓
  • Verronica (COMPLETED)
  • My Friend Is My Strength
  • SHEARAYLA
  • ngger adalah vandyku
  • My Imagination : Love Without Problem
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Hanya Saja
  • Gajelas(chanbaek)(gs)END✔✔

"Aku mohon jangan tinggalkan aku! Aku sangat mencintaimu " "Maafkan aku. Aku sudah lelah dengan semua ini hiks... Kita tidak akan bisa bersama selamanya " "Aku tidak bisa hidup tanpanya. Kumohon jangan minta aku melakukan itu " "Aku mohon temui dia untuk sekali saja. Dia sangat membutuhkan dirimu " . . . Alangkah baiknya jika kalian vote cerita ini. Hargailah aku yang capek buat, dan ngetik cerita ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines