Basketball Love

Basketball Love

  • WpView
    Reads 96,531
  • WpVote
    Votes 4,875
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 20, 2018
[Sequel Hot Boy vs Stupid Girl] Kenapa jarak diantara kita begitu terbentang jauh? Bukankah kita bersahabat? Lalu kenapa kamu memilihnya? Apa aku tidak pantas untukmu? ------------------------------- Dilarang menjiplak ataupun meniru karya saya tanpa seizin saya. Bila kalian ada yang menemukan cerita yang sama dengan milik saya ini, harap beritahu saya, terima kasih. Copyright © 2016 by Jenita R.
All Rights Reserved
#5
arland
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)
  • Back To You
  • Alice & Adrian
  • DikaRanggi
  • Self Injury's(complete)✔
  • The Game
  • Sepenggal Kata
  • My Trip My Future ✓ [REVISI]
  • Strong Girl Michella (END)
  • Another Goodbye (The Other Side 2)

Mengapa? Cinta datang jika hanya untuk menyakiti, lalu pergi dan meninggalkan luka yang sangat dalam di lubuk hati. Haruska aku egois demi cinta? Pantas kah? Aku mendapatkan dia yang nyaris sempurna, dengan seorang gadis nakal yang selalu bolos dan hobby dugem sepertiku. Jawabannya jelas tidak! Karena dia yang kucintai. Memilih pergi dan menikah dengan wanita lain, tanpa mau berjuang bersamaku. Dia menyakiti ku bertubi- tubi. Dimana aku menyaksikan dirinya bersanding dengan wanita lain di atas pelaminan! Memang aku yang terlalu bodoh, karena menyimpan rasa cinta kepada kakak tiriku sendiri. Sudah pasti cinta ini akan berakhir sia- sia. Bukan cuma itu karena kesalapahaman di antara kami. Membuat nya menjauh lalu memutuskan hubungan. Aku sudah cukup berjuang untuk meyakinkan dirinya bahwa aku sangat mencintainya. Tapi dia tetap memilih pergi. Saat itu hatiku sangat hancur membuatku nyaris gila dan putus asa! Akhirnya! Semua kenakalan yang tidak lagi kuperbuat selama mengenalnya. Kembali kulakukan, tiap hari tiada lagi hari- hari indah yang ku jalani semua terasa hampa. Di sekolah hukuman kembali menjadi candu bagiku. Sampai akhirnya seseorang membuat ku bangkit dan berusaha membuatku merasa hidup kembali. Dia adalah.......

More details
WpActionLinkContent Guidelines