Dendam Sahabat

Dendam Sahabat

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 21, 2015
PROLOG Pada suatu hari ada 3 anak kelas 3 SMP yang selalu dikatakan anak-anak di kelas mereka yang paling akrab. Mereka bertiga bernama kirana,viera,dan anggie. Di kelas mereka Kirana sering di buly dan dikerjai oleh teman-temannya tetapi Viera dan Anggie selalu membantu. Suatu hari Viera dan Anggie belajar bersama karena besok adalah ulangan Fisika, dan Matematika. Karena Viera dan Anggie sangat tidak pintar dalam pelajaran itu, walaupun bersahabat dengan Kirana. Keesokan harinya...... Kirana mengerjakan soal ulangan Fisika,dan Matematika dengan tenang sebab kirana teku belajar sebelum ulangan Kirana sudah terlebih dahulu menyiapkan materi yang bagi dia butuh di pelajari, berbeda dengan sahabatnya Viera dan Anggie yang tidak mempersiapkannya. BERSAMBUNG DI CERITA SELANJUTNYA CERITA "DENDAM SAHABAT (part 1)"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • About a Diandra Story
  • Because I'm Stupid (End)
  • bukan cewek biasa!
  • ALNI
  • Twin's Difference - On Going
  • I'm Not Stupid
  • Diam-Diam Suka
  • The End of Keyra's Revenge
  • Is This Impossible
  • Excusme Girls [ END ]

"Jadi guru Bahasa Inggris, ya, Di?" celetuk Udik dari tempatnya, "Dirga mau ngajarin arti kata i love you pada Rafika tuh, Pak," lanjutnya. "Bukan, Dik," balas Dirga, "gue mau jadi guru Sejarah aja, biar bisa ngajarin Rafika gimana perjuangan mendapatkan rasa cinta. Biar perjuangan gue gak sia-sia, entar ditulis dalam buku cetak, kan lumayan buat anak-anak kelas sepuluh nanti bisa belajar dari sejarah gue." Dirga tertawa puas dengan apa yang dia katakan. *** Dirgantara, murid kelas XI IPS-2 SMA Cakrawala Jakarta yang semakin terkenal karena kelakuannya yang nakal, sering membuat masalah saat di sekolah. Bahkan, hukuman dan surat panggilan pun tak pernah membuat dia jera, malahan itu bagus karena dia ingin melihat apakah salah satu dari orang tuanya datang ke sekolah atau tidak. Selama ini Dirga memang kurang perhatian dari kedua orang tuanya yang sibuk dengan kerjaan masing-masing. Apakah Dirga akan selamanya bersikap seperti itu? Bagaimana cara Dirga menyelesaikan semua masalahnya? Semuanya akan terjawab di dalam cerita ini. ________________________________________________ * FOLLOW DULU SEBELUM BACA CERITANYA. * BELUM DIREVISI SAMA SEKALI. * JANGAN LUPA VOTE, KOMENTAR, DAN SHARE KE SEMUA TEMANMU. * DITULIS ULANG KEMBALI DENGAN ALUR BERBEDA.

More details
WpActionLinkContent Guidelines