A reason

A reason

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 28, 2015
"Bodoh, sampai kapan lu mau ngehindar dari gua? sampai kapan? tolong jawab gua, lu ga tau betapa sakitnya ini,lu ga tau betapa tersiksanya gua? Lov gua mohon, gua mohon, setidaknya beri gua alasan, Lov..,Lov.." lirihnya. Bungkam, hanya bungkam yang perempuan itu lakukan tidak tau harus menjawab apa, dia hanya terus berjalan tanpa menghiraukan panggilan laki-laki itu , "seandainya aku mendengarkannya seandainya aku tak menghiraukannya seandainya aku tidak pergi mungkinkah ini akan terjadi?? ya,aku yang salah ,aku memang terlalu bodoh, aku yang membuatnya seperti ini aku rindu dia yang dulu sebelum semua ini terjadi, sebelum semua ini berlalu" ucapnya dalam hati
All Rights Reserved
#203
niko
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NUNET
  • ALVARA
  • Adek posesif [Langga]
  • Istri Bocil Sma
  • senja dan fajar [Selesai]
  • nakaazriel || (bxb) ✓
  • kesalahan?
  • Best Friend (NAVISA)
  • Should be Remember
NUNET

"Entah kenapa gua ngerasa kepergian lo kali ini terasa beda" lirih Rere "Beda gimana?" tanya nunet Rere menghembuskan nafas panjang. "huffft... ya gua ngerasa kepergian lo kali ini, sangat jauh, jauh sekali, sehingga gua ngerasa kali ini lo gak akan kembali... " "huuussttt..!!! ngomong apa sih lo? pokok nya gua gak mau tau ya, saat gua kembali, orang pertama yang gua liat itu lo, gua gak peduli sesibuk apapun jadwal lo ntar, gua pengen Lo yang jemput di sini, di bandara ini..." jawab nunet sambil melangkahkan kaki menuju sumber suara pengumuman keberangkatan pesawat nya menuju Papua. Rere hanya terdiam sambil menatap di balik kaca bandara melihat nunet yang melambaikan tangan ke arah Rere, mengisyaratkan bahwa dia akan segera pergi. **** "Kisah ini berlandaskan dari kisah nyata, bahwa cinta jarak jauh hanya untuk orang-orang hebat..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines