4
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 12, 2016
Vika ga pernah mau bersosialisasi dengan orang-orang di sekitarnya, ga pernah memperdulikan lingkungan sekitarnya kalo itu ga penting, ga pernah ada niatan untuk punya temen walaupun sekedar minta temenin ke toilet doang. Karena dia pikir, sendiri lebih baik dan ga nyusahin orang juga. Tapi, apa jadinya kalau orang kayak Vika ketemu spesies manusia langka bin ajaib? Yang dengan songongnya maksa rifa jadi pacarnya padahal udah jelas Vika gamau. Temenan aja ogah apalagi pacaran? Senin, 12 Desember 2016
All Rights Reserved
#164
crazy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pemuda Misterius [SELESAI]
  • i'm Pick Me Girl
  • Tingkat Tiga
  • RASI BINTANG
  • The Baby's Contract✓
  • My Famous Boyfriend [Completed]
  • [BUKAN] Couple Goals 2
  • LIKE A FOOL
  • Kasat Rasa [Ongoing]
  • Cukup Mengagumimu [SELESAI]

#1 Sanjaya Highest Rank: #985 ---- Tessa, seorang gadis biasa bertemu dengan seorang pemuda yang manis namun enggan untuk memberitahu namanya dan semua tentang dirinya. Hingga seiring waktu, Tessa berhasil membuka satu per satu teka-teki yang disembunyikan pemuda itu darinya. Di saat Tessa sudah jatuh hati pada pemuda itu, tiba-tiba orang-orang dari masa lalu pemuda itu dan dirinya memberikan berbagai rintangan di kisah cinta mereka. Di tambah ingatan-ingatan pahit tentang dirinya dan pemuda itu mulai muncul satu per satu. Sanggupkah Tessa bertahan? ----- "Lo seriusan pengen tau nama gua?" "Ya pastilah," jawab Tessa "Gue suka lo, lo pinter debat," ucap pemuda itu pada Tessa "Gue memang juara 1 debat Bahasa Indonesia se-provinsi dan gue anak bawang pada saat itu," ucap Tessa pada pemuda itu. "Tutup matamu," suruh pemuda itu "Kenapa emangnya? Lu mau ngapain?" tanya Tessa "Gue bilang tutup mata lo," ulang si pemyda itu, Tessa pun menutup matanya. "Udah belom?" tanya Tessa tetapi tidak ada yang menjawabnya, pada saat Tessa membuka matanya pemuda itu sudah menghilang. Tessa terkejut dan kebingungan ia lihat ke atas, ke kanan, ke kiri, ke depan, ke belakang. "Perasaan..? Kok bisa ya menghilang tenang kayak gitu? Dia manusia atau apa?" bingung Tessa. --- Dia manis, tampan, dan sempurna. Entah mengapa ia tidak ingin memberitahu aku siapa dirinya dan apapun tentang dirinya. Apakah dia ingin aku mencari kuncinya sendiri? -Tessalonika Kristeva Britanya- Tiga kata untuk dirinya, manis, imut, dan pintar. Aku selalu menganggumi dirinya dari jauh. Aku sangat takut untuk membertahunya siapa diriku. Tapi, semejak kejadian itu, sepertinya dia lupa siapa diriku dan beberapa ingatannya. Aku akan tetap berada di sisinya. -The Mystery Boy-

More details
WpActionLinkContent Guidelines