Story cover for Terlambat Sudah by vanianaomi26
Terlambat Sudah
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Nov 21, 2015
Terlambat.....terlambat.....terlambat sudah.kata kata itu yang mewakili perasaan ku saat ini.Aku selalu membayangkan mengapa CINTAKU TERLAMBAT.
Namaku mita(bukan nama sebenarnya)hari pertamaku masuk sma dilalui dengan penuh bahagia.cinta pertamaku kutemukan di sma aku melihat seorang cowok yang sangat sangat diidolakan disekolah,nama nya adalah dani(bukan nama sebenarnya)saat itu aku mulai jatuh cinta.aku sangat mencintainya walau sudah ratusan kali dia menyakiti perasaanku.Aku sangat sedih saat itu aku hanya punya teman cowok yang sangat dekat denganku namanya tito(bukan nama sebenarnya)dia sangat sangat perhatian denganku sampai mengalahkan perhatian cowok idamanku.Dia menghiburku disaat susah dan senang.kata teman temanku si tito itu suka denganku karena aku sering kepergok jalan berdua tetapi tetap saja cintaku hanya untuk dani.Lambat lalu aku mulai sadar dengan sifat dani dan juga mulai menyadari bahwa yang selama ini mencintaiku adalah tito tetapi  TERLAMBAT dia sudah jauh dariku
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Terlambat Sudah to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
FRIENDzone (Completed) by YayuYatimah
47 parts Complete
Awalnya memang teman biasa, Namun tiba-tiba datang rasa cinta. Namun hanya salah satu saja yang dihati merasakan cinta. Awalnya memang tidak ada rasa, Namun akhirnya ada rasa yang istimewa. Namun salah satunya hanya masih ingin tetap jadi TEMAN saja. Menjadi teman yang akrab rasanya tidak cukup, tak rela rasanya jika si dia akhirnya bersama orang lain. Diri ini yang harusnya menjadi jodohnya. Seolah ia tau apa yang kita harapkan, Namun ia tak pernah mau menjelaskannya. Seolah semua ini memang tidak apa-apa, tetap berteman bersahabat saja. Cinta memang tidak tau datangnya, entah itu sahabat. Namun memang kita tidak bisa memaksa orang lain mencintai kita. Berharap ada kesadaran hati darinya, keterbukaan darinya. Agar diri tak sekedar dijadikan teman saja. Masih menanti kepastian, namun memang rasanya makin sesak hati. Takut berharap terlalu tinggi, takut lebih sakit hati lagi. Terkadang memang pertemanan atau persahabatan menjadi ada yang mengganjal dihati, saat diantaranya tumbuh asmara disatu sisi. Mungkin hanya akan tetap jadi teman seperti biasa, kecuali akhirnya hatinya saling tergerak untuk mau bersama jadi jodoh juga. ___ Ini kisah cinta tak berbalas, Cinta sendirian. Dimana cinta ini hanya menyakiti dia yang mencintai, bukan cinta sempurna terlebih abadi. Karena ini bukan romansa remaja. Ini kisah perjuangan gadis sederhana, yang berharap setiap kebangkitannya dari kegagalan bisa menemui keberhasilan. namun, kegagalan menyambut. Ini kisah series semua asmara sang Gadis. INI KISAHKU ... "Jangan memandang orang dengan rendah kecuali kamu ingin menolongnya untuk bangkit." Shopia Andini. "Cintai apapun yang ada didunia dengan sewajarnya. Karena apapun yang ada di dunia tak ada yang abadi." Wildan Pratama. "Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu." Yayu Yatimah. --- Real My Imagination YayuYatimah. On Published: AGUSTUS 2018 Completed : MEI 2019
You may also like
Slide 1 of 9
He is not My Best Friend (End) cover
BREATHE  cover
Humoris Atau Romantis (END) cover
Gendut!! Gue cinta sama lo cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
FRIENDzone (Completed) cover
HATI💔 YANG TERPILIH cover
DEAR "SECRET LOVE" cover
Maaf✓ cover

He is not My Best Friend (End)

21 parts Complete

Kata orang, persahabatan antara laki-laki dan perempuan tak semuanya berjalan mulus. Tahu kenapa? Ya, karena pasti akan terlibat sebuah perasaan. Perasaan yang entah itu hanya dimiliki satu orang saja, ibarat bertepuk sebelah tangan. Atau juga perasaan yang terbalas, istilahnya kedua-duanya memang memiliki rasa yang sama. Awalnya aku mengenyah hal tersebut, karena selama ini aku bisa hidup dengannya sejak kecil tanpa terlibat perasaan. Iya, itu pada saat aku masih menginjak kelas delapan sekolah menengah pertama. Waktu terus berjalan. Sampai pada akhirnya, perasaan yang ku genggam erat dan tak akan mungkin menyukai sahabatku sendiri, nyatanya pupus. Saat kelulusan kelas sembilan aku baru sadar. Kalau aku memiliki rasa sayang bahkan cinta pada sahabatku sendiri. Namun, sampai saat ini aku tidak tahu. Apakah kami memiliki rasa yang sama atau hanya aku yang memiliki rasa seperti itu? Jadi, apa ini akan berakhir cinta bertepuk sebelah tangan? Photo cover by pinterest. Created by me and don't copy my story!