Can I Be Happy?

Can I Be Happy?

  • WpView
    Membaca 16,721
  • WpVote
    Vote 1,344
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mei 8, 2020
Bagaimana perjuangan seorang gadis yang mencoba untuk melawan penyakitnya demi orang-orang yang sangat ia sayangi. Apakah ia akan bertahan? ataukah ia akan menyerah dengan takdirnya? ---- "Mungkin kita tidak ditakdirkan untuk bersama, akan tetapi cinta kita akan tetap abadi." - Richa ---- "Maaf jika aku terlambat menyadari perasaanku, aku sangatlah mencintaimu. Terima kasih karna telah mencintai orang bodoh sepertiku" - Frans ---- Based on true story Mengenang sahabat seperjuangan By AiharaFei
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#777
basedontruestory
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Juan [REVISI]
  • Samudra Sang Angkasa [Complete]
  • Semesta dan Lukanya [TERBIT]
  •  HAZELA
  • Kita Sembuh Bareng?
  • About SAMANTHA
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Rahasia Sang Samudra [Complete]
  • Fixing the Broken ✓
  • young Marriage [end]

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan