Late
  • WpView
    Reads 7,307
  • WpVote
    Votes 772
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Thu, Mar 12, 2020
Aku hanya bisa tersenyum saat dia bersama teman-temannya. Yang kulakukan adalah hanya memandangnya dari jauh. Menggambar dirinya dan diam-diam menjadi pengagum rahasianya. Aku menyukainya, aku menyukai seorang lelaki yang tidak bisa aku gapai. Aku menyukai seorang lelaki tetapi tidak pernah bisa aku dapatkan, itu karena penyakit sialanku ini. -2016- - BELUM DIEDIT. LEBIH TEPATNYA GAK SANGGUP BACA KARENA MALU LIHAT GAYA TULISANNYA. HAHAHA.
All Rights Reserved
#166
late
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Where The Feelings
  • DiaNda (END)
  • Numbness (selesai)
  • MyBoyfriend Is Rude
  • Breathe
  • If You Love Me✔
  • Prestige
  • Shivviness[END]
  • ALGAFA
  • Empty (End?)

Perasaan itu terus membelenggu. Perasaan yang aku pikir bernama cinta, terasa lelah karena telah menunggu tujuh tahun lamanya. Raka sahabat kecilku, dia yang kutunggu. Dia yang hadir, terasa menyenangkan, dia yang hadir sebagai penolong disetiap mataku tertutup. Dia Raihan. Bodoh, karena aku telah menyakitinya. Bodoh karena setelah aku menyakitinya, aku sadar dia yang aku cintai. Ya laki-laki yang aku cintai. Adalah orang yang pertama Kali mengucapkan selamat atas resminya aku menjadi pacar orang lain. Dan aku lupa tentang diriku. Aku yang tidak bisa berlama-lama bersama mereka, seharusnya aku mengingat itu sejak awal. Dan seharusnya aku tidak mengenal cinta, karena aku tahu. Aku tidak akan lama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines