Doubt
  • WpView
    Reads 2,618
  • WpVote
    Votes 329
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Sat, Feb 20, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Prolog "Sorry" ucapnya sambil meninggalkan Dimas. "Tunggu, aku sayang kamu" Dimas mencegah Bella pergi dengan memeluk pinggang Bella dari belakang. Mereka diam. Hening. Hanya terdengar suara burung-burung yang terbang di angkasa. Terdengar suara isakan tangis yang sangat pelan. "Sorry, gue harus pergi. Lepasin gue" Erang Bella kepada Dimas dengan sangat pelan tetapi dapat didengar oleh Dimas. Dimas hanya diam. "Kita masih bisa jadi temen kok" lanjutnya dengan melepas peluka n Dimas hingga mereka saat ini berhadapan. "Aku sayang kamu Bel" Dimas menghapus air mata Bella. "Maafin aku. Please, jangan pergi" lanjutnya dengan senyum yang pahit. Kemudian Bella pergi dengan tangisannya. Dimas diam. Tidak mencegah Bella lagi. "Gue bakal balikin lo ke pelukan gue lagi Bel"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Chance Of Love | 2 ✔
  • Ice Queen
  • Cause We are Family
  • Waiting For You
  • PAIN [Boboiboy]
  • Boyfriend
  • My Brother's Secret
  • Aku Dan Dia (ON GOING)
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • Little Sister [Boboiboy Elemental]

" Aww , apa yang lo lakuin!"- pekik gadis itu berusaha meronta agar pria itu mau melepaskannya , namun percuma saja " Diem!"- perintahnya mutlak dan itu membuat sang gadis langsung takut dan terdiam . "You're here, there's nothing I fear,"- " I Hate you!"- ** " hah hah hah "- ia berusaha mengambil nafas sebanyak - banyak mungkin saat lelaki itu akhirnya melepaskan bibirnya dari bibir gadis itu " Hikss , Lo jahat , berhenti gue benci sama lo!!"- jerit gadis itu mulai takut saat lelaki mulai menggerayangi punggungnya " Akhhhhhhh- Sakit !"- " Tolonggg jangan lakuin ini!!!"- jerit gadis itu kalang kabut saat pria itu mulai memberikan banyak kissmark di lehernya " Hiksss , gue mohon lepasin gue , Akhhhhhhhhh- " pekiknya kesakitan saat pria itu menjambak rambutnya dengan sangat kasar nya " Berisik sayang "- ucp pria itu mulai melepas jambakan dirambut gadisnya dan mulai mengelus wajahnya lembut dan itu mampu membuat sang gadis menangis ketakutan . *** . " Aku sangat mencintaimu , jadi tetaplah bersamaku dalam setiap tarikan nafasku "- " Kamu pergi ketika aku sedang takut kehilanganmu. Namun kamu tiba-tiba hadir ketika aku mulai belajar mengikhlaskan semuanya"- Kalo kalian sudah baca cerita aku yang my bastard boy maka coba baca lanjutannya yang ini : [] . Mengandung unsur 18+ .

More details
WpActionLinkContent Guidelines