Cewek Hujan

Cewek Hujan

  • WpView
    Leituras 7,545
  • WpVote
    Votos 283
  • WpPart
    Capítulos 31
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, dez 29, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
Inspired by a true story == "Rezka! Tungguuu!" Gue sontak menoleh ke arah Mirna. "Rentangkan tangan kamu Rezka, lalu mendongak ke atas. Lihatlah! Betapa indahnya air hujan." Gue bersumpah dalam hati, cewek ini benar-benar absurd dan gue nggak mau ada di dekatnya lagi. Gue beranjak meninggalkan Mirna, tapi mendadak kaki gue seperti dirantai saat mendengar dia bernyanyi. Gue belum pernah mendengar lagu itu sama sekali, mungkin itu adalah lagu aneh ciptaannya sendiri. Mirna mengayunkan tangan seperti sedang berdansa. Mungkin dengan cowok imajinasinya. Tangannya lalu direntangkan lagi, menengadah, menikmati air hujan yang semakin deras. Saat hujan sudah mulai mereda, dia lalu berlari .... Meninggalkan gue. Cewek dengan perawakan kecil itu tiba-tiba membalikkan badan, melambaikan tangan lalu pergi lagi sampai punggungnya terlihat mengecil. Satu hal yang masih membuat gue penasaran sampai saat ini. Kenapa Mirna begitu suka hujan? Saat hujan turun, gue selalu menemukan cewek itu sudah ada di tempat yang sama. Di tengah jalan yang lengang, menengadah, menyanyikan lagu aneh ciptaannya itu sambil menari. Jika hujan berhenti, dia akan bergegas pergi lagi. Sejak saat itu, gue selalu memanggilnya .... Cewek Hujan.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Mengapa memintaku untuk bertahan
  • -AFTER RAIN-
  • RAIN
  • Just a Little Closer [Completed✔️]
  • Mr. Ice Cream; The Rainy Season Between Us
  • rain untuk senja
  • Hujan tanpa Awan
  • PLUTO
  • Alena, Si Gadis Hujan
  • Lovakarta

**** Setelah 30 menitan aku duduk diteras tiba-tiba hujan turun lumayan deras. Aku jadi teringat saat hujan-hujan bersama Aftan, makan mie ayam dipinggir jalan, cerita ini itu. Aftan meski gue belum lama kenal sama lu tapi gue mulai merasa nyaman....... ****

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo