Me? Its NOT Me

Me? Its NOT Me

  • WpView
    Reads 486
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 26, 2016
Bahagia? Iya. Senang? Iya. Senyum? Iya. Pura-pura? Iya. Bagaikan drama yang harus dilakonkan sebaik mungkin sesuai skenario yang sudah dibuat dan sesuai arahan sutradara. Finna Wijaya. Tersenyum disaat ingin tersenyum. Tersenyum disaat semua orang menyalahkan dirinya. Putus asa? Iya. Tapi apa boleh buat inilah skenario hidup yang harus dijalaninya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Sejenak Luka
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Everything Has Changed (Completed)
  • We Are One
  • Skenario Semesta || Re-publish
  • Surat untuk fajar
  • Kita Sembuh Bareng?

Hidup adalah panggung, dan setiap orang mengenakan topeng. Beberapa topeng begitu sempurna hingga bahkan pemakainya lupa wajah aslinya. Tawa bisa menjadi tirai, senyum bisa menjadi ilusi, dan kata-kata "Aku baik-baik saja" bisa menjadi kebohongan yang paling menyakitkan. Ini adalah kisah tentang seseorang yang menjalani hari-hari seperti biasa, seperti semua orang lainnya. Ia tertawa bersama teman-temannya, membantu keluarganya, mengisi waktunya dengan hobi, dan menjalani hidup seperti yang seharusnya. Tapi di balik semua itu, ada kehampaan yang tak terjelaskan, ada luka yang tak terlihat, ada pertanyaan yang tak pernah terjawab. Bagaimana rasanya hidup tanpa benar-benar merasa hidup? Bagaimana rasanya berjalan di dunia ini, tetapi tidak pernah benar-benar berpijak? Dan bagaimana jika, suatu hari, semuanya terasa terlalu berat untuk dilanjutkan? "Biarlah" bukan hanya sebuah cerita. Ini adalah perjalanan di antara cahaya dan kegelapan, kebahagiaan yang palsu dan kesedihan yang nyata, antara eksistensi dan kehampaan. Ini adalah kisah yang mungkin terlalu dekat dengan kenyataan-dan mungkin, terlalu sulit untuk diabaikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines