sahabat tak dianggap

sahabat tak dianggap

  • WpView
    Reads 253
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 2, 2015
seseorang sahabat yang sangat setia pada temannya tetapi sahabat itu tidak mengaggap bahwa dia adalah sahabatnya pada suatu hari di smp nusa bangsa ike dan boni belajar di kelas 8 f dengan santainya ike belajar matematika sedangkan boni sangat seriusa dalam belajar matematika perbedaan sikap yang sangat jau tetapi ike dan boni adalah sahabat yang sulit dipisahkan tetapi ike hanya memanfaat kan boni pada hari itu pelajaran fisika yang sangat membosankan ike berkata"bon kita ke kantin aja yuk aku malas nih "sambil memainkan penanya boni menjawab"ike gak bisa kita kan lagi belajar fisika aku lagi mau belajar nih" dengan mencatat rumus yang diberikan ibu fany disitu ike meminta ijin ke ibu fany untuk ke toilet ike " ibu saya ingin meminta ijin saya ingin ke toilet " dengan ragu-ragu bu fany "silakan kamu boleh pergi jangan lama-lama" dengan suara yang tegas kemudian ike kembali dari kantin dan di dalam kelas bu fany telah melakukan ujian mendadak dengan takutnya ike sampai keringat din
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • Jodohku Badboy Sekolah
  • Pretty Careless
  • CLASS F
  • ALNI
  • My Princess (END)
  • Kukira Kau Rumah, Ternyata Hanya Tempat Singgah:)
  • social science class 3
  • tatapan pertama di pojok kelas
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)

kisah kami murid 12 ipa 1, bukan kelas elite atau apalah, cuma sebatas anak yang mengalami masa terindah sebelum kejenjang yang lebih, jangan lupakan keseruan dengan teman satu kelas, banyak masa yang dapat jadi kenangan yang akan jadi cerita dimasa berikutnya. " oi ra jadi nanti malam mangkal?" jika kalian pikir negative buang aja deh. Itu jauh dari ekspetasi kami emang bercanda kayak gitu tapi kami gak melakukannya "Woi jadilah.... Masa gak jadi udah gak sabarnih... napa mau ikut nih?" "Ngak Cuma mau nawarin vero sama marito mau ikut mereka lagi butuh duit" canda nani "Iya nih ra dari pada jual ginjal aku yang rugi, kalau ngepet bahaya tapi kalau ikut kau aman" sambung marito cekikikan "Boleh lah ra tapi aku kecil loh emang ada yang mau?" canda vero "Wiss pastilah... apalagi yang kecil-kecil lebih wow" canda Ara "Apa nih yang kecil-kecil" sambar indah dengan muka menahan ketawa "Issh anak kecil gak boleh tau" sambar Ara "Itu si suryanti masih mangkal" gurau tince jangan lupakan denga ketawa nya yang sudah lepas ''''' "Kan dah pernah Miss Cerita waktu tuh kalau mau dapat contekan harus pandai-pandai lah" gurau miss yang pengalaman "Lupa Miss Apalagi ada yang mendadak tuli" sindir Abel "Kalau kalian mau berhasil nyoteknya perhatikan siapa yang ngawas kan udah ditempel dimading jadwalnya trus perhatikan gerek-gerik guru yang ngawas

More details
WpActionLinkContent Guidelines