Karena Kamu

Karena Kamu

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Thu, Sep 29, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Selvi Si Pendiam dan Fidah Si Cerewet bersahabat karib. Perbedaan keduanya yang signifikan justru membuat persahabatan di antara mereka terjalin sangat erat dan penuh warna. Semua mereka lalui bersama. Suka dan duka. Namun berlahan semua berubah sejak kedatangan anak baru pindahan dari Tg. Pinang yang berhasil merebut perhatian keduanya. Saat sadar keduanya menyukai cowok yang sama. Siapa yang akan mengalah?? Apakah persahabatan akan tetap berlanjut atau putus begitu saja?? Penasaran?? Yuk di baca... Ini adalah cerita yang pertama kali Reta buat selama menggeluti hobi ini jadi ceritanya masih sangat mainstream dan pastinya banyak salahnya. Jadi mohon kritik dan sarannya ya??
All Rights Reserved
#384
first
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GHAVARI
  • [☑️] Love with Innocent Girl
  • Salam Jumpa
  • My First Love \\ SUDAH TERBIT
  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • Ajarkan Aku Untuk Mencintaimu
  • AYAH
  • Ciao Seokmin [✔]
  • My Friend My Love
  • Miss Independence 's Boyfriend
GHAVARI

Sejak awal, Ghava tidak pernah membayangkan namanya akan berdiri di depan barisan OSIS, memakai jas hitam dengan logo sekolah di dada. Ia anak yang lebih suka duduk di belakang, bercanda dengan teman, dan pulang tepat waktu untuk sekedar berlatih basket. Semuanya berubah karena satu formulir pendaftaran yang diisi diam-diam oleh temannya. "Biar seru aja Va. Masa OSIS isinya orang itu-itu lagi," ujar temannya kala itu, sembari tertawa dan menyerahkan berkas itu ke panitia tanpa sepengetahuan Ghava. Ghava mengira itu hanya lelucon. Sampai hari pengumuman. Nama Ghava Adimas Praharja tercetak paling atas. Terpilih sebagai Ketua OSIS periode ini. Bukan karena visi misi. Bukan karena pidato yang menggelegar. Tapi karena keisengan temannya yang berujung tanggung jawab besar. Di minggu-minggu pertama, Ghava kewalahan. Rapat yang tak ada habisnya, proposal yang harus dikejar deadline, acara Porsema yang menuntut dia turun langsung sebagai pemain basket sekaligus penanggung jawab supporter. Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras.

More details
WpActionLinkContent Guidelines