Karena Kamu

Karena Kamu

  • WpView
    LECTURES 70
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadTerminé jeu., sept. 29, 2016
Selvi Si Pendiam dan Fidah Si Cerewet bersahabat karib. Perbedaan keduanya yang signifikan justru membuat persahabatan di antara mereka terjalin sangat erat dan penuh warna. Semua mereka lalui bersama. Suka dan duka. Namun berlahan semua berubah sejak kedatangan anak baru pindahan dari Tg. Pinang yang berhasil merebut perhatian keduanya. Saat sadar keduanya menyukai cowok yang sama. Siapa yang akan mengalah?? Apakah persahabatan akan tetap berlanjut atau putus begitu saja?? Penasaran?? Yuk di baca... Ini adalah cerita yang pertama kali Reta buat selama menggeluti hobi ini jadi ceritanya masih sangat mainstream dan pastinya banyak salahnya. Jadi mohon kritik dan sarannya ya??
Tous Droits Réservés
#6
akukamudia
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Seleksi Ayah (Cerita Ouia)
  • DLS [ 2 ] Ansellina
  • Kelas A [End]
  • Ajarkan Aku Untuk Mencintaimu
  • Absurd Class [TERPAKSA HIATUS, CLASS NYA UDAH GAK SERU LAGI]
  • My Friend My Love
  • Davidson || END
  • Kumpulan Cermin
  • AYAH
  • Giant Baby [COMPLETED]

Hamil dan melahirkan di usia remaja membuat Aurel harus menjalani kehidupan yang berat sebagai orangtua tunggal. Namun, dia tidak pernah berputus asa. Bersama Ouia, putrinya yang tomboi dan bercita-cita menjadi astronom, Aurel merajut cerita dan harapan. Aurel melakukan kesalahan di masa remaja dengan sahabatnya, Sadewa, yang sama-sama masih sangat lugu. Kesalahan itu berbuah pahit. Lama setelah itu, Sadewa kembali hadir bersama kembarannya Nakula, membawakan sebuah janji kebahagiaan. Masalahnya, Aurel terlalu bingung karena ada lebih dari satu pria yang bisa dia pilih, jadi, Ouia dan teman-temannya pun turun tangan untuk menyeleksi pasangan paling cocok untuknya. Ini cerita berat-berat ringan, jadi siap-siap tertawa, terus mendadak harus nangis. Warning!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu