Story cover for Hear Me Blues by anisafajri
Hear Me Blues
  • WpView
    MGA BUMASA 65,469
  • WpVote
    Mga Boto 1,080
  • WpPart
    Mga Parte 3
  • WpView
    MGA BUMASA 65,469
  • WpVote
    Mga Boto 1,080
  • WpPart
    Mga Parte 3
Ongoing, Unang na-publish Nov 27, 2015
Ferisha, seorang psikolog yang terjebak pada krisis pengejaran cinta sejati. Perjuangan selama tiga tahun ternyata tak mampu untuk membuat cintanya dapat ia miliki dan pertahankan.

Seorang perempuan bernama Alisa datang padanya, mengadakan konsultasi masalah hati tentang dua pria yang dicintainya. Arya dan Gemilang. Alisa menanyakan tentang siapa yang harus dipilihnya, cinta pertamanya atau cinta kedua miliknya.

Semenjak peristiwa konsultasi tersebut, Ferisha menjadi sering sekali bertemu dengan Arya ataupun Gemilang. Membuatnya dilema antara rasa bersalah dan tuntutan pekerjaan.

Candra, cintanya yang tak teraih, terus-menerus mengusik dirinya yang mencoba pindah ke lain hati. Ferisha menyadari satu hal ketika dirinya ditolak mentah-mentah oleh laki-laki itu, bahwa Candra memang bukan ditakdirkan untuknya. Seiring berjalannya waktu, cinta lain tumbuh dihatinya. Cintanya yang lain yang tak sempat diperjuangkan.


Hear Me Blues,
Copyright © 2016 by Anisafajri. All right reserved.
All Rights Reserved
Sign up to add Hear Me Blues to your library and receive updates
o
#101psychology
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 8
Saat Cinta Tak Terucap cover
JATUH CINTA SETELAH MENIKAH cover
Quarter Love Crisis cover
Paradise cover
ARGA cover
Hurt Girl! (Completed) cover
Suami Satu Semester (SUDAH TERBIT) cover
Red Flag : Love That Binds cover

Saat Cinta Tak Terucap

29 mga parte Kumpleto

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?