Story cover for Now, I Realize It by FiShenTal
Now, I Realize It
  • WpView
    Leituras 448
  • WpVote
    Votos 98
  • WpPart
    Capítulos 4
  • WpView
    Leituras 448
  • WpVote
    Votos 98
  • WpPart
    Capítulos 4
Em andamento, Primeira publicação em nov 27, 2015
"Aku tak kuat menahan air mata ku yang terus berjatuhan di sisi pipiku. Mengingat kembali kejadian itu. Dimana aku harus mengikuti jalur garis yang telah ditentukan Tuhan.

To let this doesn't mean living up

Lebih baik ku mengalah daripada membiarkan seseorang menjatuhkan air mata karena ku.

Tapi bagaimana dengan luka ku sendiri??

Luka ini tak sedalam samudera, tak seluas lautan. Bukan karena aku menelitinya. Namun tanpa kusadari ada seseorang yang diam diam telah mengobati luka ini. 

Seseorang itu seperti bintang, walaupun kecil namun menerangkan dan menghangatkan. 
Tapi, apakah Tuhan mengizinkan aku tuk bersamanya?
Mempercayai aku dan dia untuk menjalani sebuah keharmonisan cinta bersamanya?"


~Salvia Molvey Lambert ~


Copyright©2015 by FiShenTal
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Now, I Realize It à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
LOVE in SILENCE  cover
Om, Ayo Nikah!  cover
sense and sensibility cover
Rainie ( END ) cover
HaluNatasha cover
Regrets of Love cover
Trapped in a wound cover
Semu [Completed] cover
Strong Girl Michella (END)  cover

LOVE in SILENCE

16 capítulos Em andamento

(follow dulu sebelum membaca) "saya berniat mengkhitbah putri bapak." seorang laki-laki yang ia kenal sebagai kakak tingkatnya dikampus tiba-tiba saja datang kerumahnya untuk melamar. bahkan untuk saling bertegur sapa pun mereka tidak pernah, hanya beberapa kali bertemu itupun secara tidak sengaja di area kampus. dengan penuh keberanian, laki-laki berparas tampan dengan tinggi semampai itu menatap lekat pria paruh baya dihadapannya. "kamu mengenal putriku?" laki-laki itu menggeleng. "tujuan saya mengkhitbah putri bapak karena saya ingin berkenalan lebih lanjut dengan putri anda, saya ingin mengenal jauh sebelum saya menikahinya." *** "abang serius?" laki-laki tampan itu sudah merasa muak dengan posisinya yang tidak bisa berbuat apa-apa, sejauh ini ia hanya diam dan sesekali memperhatikan dari jauh. sambil terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri, namun ia merasa cukup takut untuk mengungkapkan. bukan, bukan takut atas pengakuannya pada sang wanita. melainkan ia takut rasa sukanya diketahui oleh setan, dan berakhir ia kalah dalam tekadnya untuk tetap menjaga diri dari godaan sebangsa jin. bagaimana kelanjutan, simak cerita ini sampai ending ya!! ig: anggipriskilia [#1wilda 12 mei 2025] [#2fiskiremaja 1 juni 2025] [#3abiyan 12 mei 2025] [#5diam 1 juni 2025]