Story cover for Now, I Realize It by FiShenTal
Now, I Realize It
  • WpView
    Reads 450
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 450
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Nov 27, 2015
"Aku tak kuat menahan air mata ku yang terus berjatuhan di sisi pipiku. Mengingat kembali kejadian itu. Dimana aku harus mengikuti jalur garis yang telah ditentukan Tuhan.

To let this doesn't mean living up

Lebih baik ku mengalah daripada membiarkan seseorang menjatuhkan air mata karena ku.

Tapi bagaimana dengan luka ku sendiri??

Luka ini tak sedalam samudera, tak seluas lautan. Bukan karena aku menelitinya. Namun tanpa kusadari ada seseorang yang diam diam telah mengobati luka ini. 

Seseorang itu seperti bintang, walaupun kecil namun menerangkan dan menghangatkan. 
Tapi, apakah Tuhan mengizinkan aku tuk bersamanya?
Mempercayai aku dan dia untuk menjalani sebuah keharmonisan cinta bersamanya?"


~Salvia Molvey Lambert ~


Copyright©2015 by FiShenTal
All Rights Reserved
Sign up to add Now, I Realize It to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
KHALILA AND OTHERS cover
Paradise cover
A Letter to Myself cover
Mentor cover
Semu [Completed] cover
sense and sensibility cover
DIFFERENT TWINS [ END ]  cover
Setia Di Hati (Selesai) cover
Rainie ( END ) cover
Om, Ayo Nikah!  cover

KHALILA AND OTHERS

13 parts Ongoing

"Kalau kamu sayang aku seharusnya kamu ngga bakal sayang sama cewe lain, kan?" Berawal dari iseng, berakhir dengan duka. Sebuah permainan perasaan yang tumbuh menjadi sesuatu yang lebih dalam, dan tentu merugikan ke-tiga belah pihak. tidak ada yang benar disini,semua salah, termasuk aku, kamu, dan dia. kalau saja perasaan dan hatimu tidak buta, kamu pasti tahu aku dan dia mencintaimu sepenuh hati. Tapi nyatanya, kamu hanyalah orang yang benar-banar paham cara menyakiti. lepaskan dia atau aku? tidak bisa? maka lepaskan kami. " kamu tidak hanya membohongi aku dan dia tapi kamu juga membohongi perasaan kamu sendiri, tidak ada satupun wanita yg mau di cintai oleh penipu seperti kamu "