Story cover for Dia by EfhaChristyNag
Dia
  • WpView
    Reads 51,873
  • WpVote
    Votes 1,768
  • WpPart
    Parts 38
  • WpView
    Reads 51,873
  • WpVote
    Votes 1,768
  • WpPart
    Parts 38
Complete, First published Nov 28, 2015
Gimana rasanya ketika loe gak punya salah, tapi loe menjadi sasaran setiap kemarahan dan kekesalan mereka?!gimana rasanya loe yang gak tau apa-apa menjadi bahan tertawaan mereka?! Loe yang hanya ingin hidup tenang,nyaman tapi semua dirusak hanya karna sebuah perasaan. Entah sejak kapan perasaan itu ada, entah kenapa sejak perasaan itu datang loe merasa ada yang salah, ya...perasaan itu salah karena dia jatuh bukan pada orang yang tepat, bukan pada orang yang seharusnya. 
Cinta...yang membuat orang seharusnya bahagia malah membawa penderitaan bagi mereka yang merasakannya.
Via merasakannya, bukan kah seharusnya dia bahagia?!
All Rights Reserved
Sign up to add Dia to your library and receive updates
or
#930tears
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Calvarie | Revisian [Segera Terbit] cover
Candala [2] cover
Sawala [1] cover
Of 20❣️ Centimeters ✔️[End] cover
Halaqah Rasa cover
Goodbye Saranghae (End)  cover
Holla, Hiper! (Complete) cover
It HURTS cover
keep me by your side cover

Calvarie | Revisian [Segera Terbit]

1 part Ongoing

Kala itu, Marie yang sedang piket di ruang kelasnya merasa sangat kesal akan tingkah laku seorang pemuda yang merupakan teman seangkatannya, dan pemuda tersebut bernama Calvin. Kesan pertama itu membuat Marie sangat tidak menyukainya, karena tingkah lakunya yang sangat menyebalkan. Namun, seiring berjalannya waktu, Marie yang sudah tak ingin mengingat hal tersebut pun kini berubah menjadi teman baik yang cukup dekat dengan Calvin. Marie yang awalnya hanya ingin membalas perbuatan Calvin kala itu, kini justru membuatnya secara tak sadar dengan perasaannya sendiri terhadap Calvin. Kedekatan Marie dengan teman-teman terdekatnya, kini terlihat semakin erat dan sangat kompak di setiap harinya. Namun, satu masalah besar datang menimpa mereka, hingga kini mereka harus berpisah dan berjalan di dalam garis takdirnya masing-masing. Lalu, bagaimana dengan kelanjutan perjalanan dari pertemanan mereka? Akankah pertemanan tersebut harus terputus karena satu masalah besar yang menimpa mereka? Ataukah justru mereka masih tetap berkomunikasi dengan baik meskipun situasinya sudah sangat berbeda? Baca cerita selengkapnya di sini.