Eneg
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 5, 2016
hah....gak tau aku mau curhat ma siapa...rasanya gak bakal ada yg mengerti aku...semuanya hanya aku sesuaikan dengan sikon...aku hanya ingin bertanya knapa ketika berhadapan denganku sikapnya selalu berbeda...selalu terlihat lebih kasar...ayolah...aku ini adekmu loo...aku gak akan lari dr utangku...ku mohon bersabarlah...ku bayar jaki itu...aku hanya mampu tuk bayar cicik gak bisa cash...aku memank egois tuk meminta tp bukannya selama ini aku sdh menjadi org yg sangat pengertian...aku bahkan gak pernah mengeluh dengan semua kalinat kasar yang diucapkan...tp ternyata itu masih kurang dan selalu akan kurang...kadang aku merasa iri dengan mereka yg punya kakak yg menyayagi mereka...berbeda denganku...hahahhhahha.... bahkan tuk mencari org yg bisa ku jadikan sandaran sja tak mampu...teman...sahabat...dua hal yg selalu q katakan...tp belum ku miliki...bersikap seakan aq kenal mereka...tp hanya mengenal mereka...n aku seperti biasa selalu menutup akses mereka tuk mengenalku...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • That's Love
  • The Endpoint
  • affair
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama
  • Hanya Singgah, Bukan Tinggal
  • God's plan more beautiful
  • Cinta Dan Luka
  • Playboy Monarki The Series - Vanilla Love
  • SAKITNYA MENCINTAIMU GxG

disaat aku berdiri di sampingmu, kamu mengacuhkanku, seolah aku adalah cewek yang nggak kamu kenal. saat aku berdiri di depanmu kamu mengacuhkanku dan pergi tanpa kata. di saat aku ingin memegang tanganmu kamu menyentaknya dengan kasar dan menatapku datar. maka dari itu... aku lebih memilih untuk pergi dari hidupmu, aku lebih memilih berada jauh darimu meski hatiku masih dan akan selalu terpaut denganmu. aku akan pergi sesuai keingananmu yang tak bisa kamu ucapkan. tapi.... sebelum aku pergi... ijinkan aku untuk memelukmu terakhir kali, ijinkan aku untuk terus mengenangmu sebagai cinta pertama. maaf karena kehadiranku kamu harus putus sama 'dia'

More details
WpActionLinkContent Guidelines