Alone
  • WpView
    مقروء 1,189,838
  • WpVote
    صوت 73,514
  • WpPart
    فصول 51
WpMetadataReadمكتمِلة أربعاء, أبريل ٢٧, ٢٠١٦
Seperti judulnya, cerita ini menceritakan tentang kesendirian. bukan, bukan jomblo yang dimaksud kesendirian disini. 'dia' benar-benar sendirian. kehadirannya menjadi hiburan tersendiri bagi 'teman-temanya'. 'dia' menciptakan banyak 'kebahagian', banyak 'tawa',dan 'keceriaan'. Seolah Tuhan tak pernah memberikannya kesempatan untuk merasakan bahagia untuk dirinya sendiri. ia bahagia, tapi bukan untuknya. Alline Sabrina Nathasya. cewek yang selalu sendirian dan selalu mencoba menjadi seseorang dari masalalu. Hingga Tuhan mengirimkan seseorang untuk membantunya menggapai kebahagiaannya. terlalu banyak tanda petik memang, wkwk. ini cerita pertamaku di wattpad. semoga ada yang minat baca :'v .ceritanya emang udah mainstream. so, yang mau baca silahkan. hehe [Completed 26/04/2016]
جميع الحقوق محفوظة
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • BAD GIRL
  • Me,You and the story we went through.
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  •  GAME OF REVENGE ( END)
  •  Tunggu Aku Dirumahmu Ukhti
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • As Time Allows
  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى