Sekai no Game

Sekai no Game

  • WpView
    LECTURES 17,330
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., juil. 6, 2021
Clive Meyer dijebak dan dijual sebagai budak. Seiring berjalannya waktu, dia menemukan konspirasi besar yang melibatkan dirinya dalam papan permainan yang diciptakan tuhan.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • In Tenebris Cordis ft Jake Sim of Enhypen
  • A Million Sense
  • Dunia Viva Fantasy (FANFIC) [Hiatus]
  • The Queen's Puppet
  • Jejak Tanpa Bayangan
  • Toxic Grace, Silent Chains || Sunsun [END]
  • TEMPTED BY SUN WITCH [SUNGSUN JAYNO] [Republish]
  • RE : BUILD (Void)

Di tengah hujan deras malam itu, satu kecelakaan mengubah segalanya. Anna, seorang mahasiswi biasa, secara tak sengaja menabrak seorang wanita bernama Ilana dan merenggut nyawa seseorang yang tak seharusnya pergi begitu cepat. Dalam rasa bersalah yang menghantui, Anna menyerahkan diri kepada hukum dan menjalani tahun-tahun penuh penyesalan di balik jeruji besi. Namun saat Anna bebas, dunia yang ia harapkan telah berubah ternyata masih sama kelamnya. Jake, kekasih Ilana, belum memaafkan. Luka yang ia simpan tak mengering, ia menjadikannya senjata. Bagi Jake, keadilan hukum belum cukup. Ia ingin Anna merasakan sakit yang sama, penderitaan yang membakar hatinya setiap hari. Dengan cara yang perlahan dan tak terduga, ia masuk kembali ke kehidupan Anna. Tidak dengan kekerasan, tapi dengan kendali. Di balik tatapan tenangnya, Jake menyusun permainan. Anna menyadari semuanya, bahwa setiap langkahnya kini ada dalam genggaman Jake. Namun alih-alih lari, ia memilih untuk bertahan. Menebus. Bahkan jika itu berarti menyerahkan seluruh dirinya. Hubungan mereka pun berkembang dalam pusaran yang rumit, penuh luka, manipulasi, dan emosi yang tak bisa dipahami. Di antara cinta yang tak pantas dan kebencian yang mengakar, mereka saling menyakiti dan saling menggantungkan diri. Karena di kedalaman hati manusia-"In Tenebris Cordis"-cinta dan kebencian kadang hanya dipisahkan oleh napas.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu