Sekai no Game

Sekai no Game

  • WpView
    Reads 17,330
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 6, 2021
Clive Meyer dijebak dan dijual sebagai budak. Seiring berjalannya waktu, dia menemukan konspirasi besar yang melibatkan dirinya dalam papan permainan yang diciptakan tuhan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Putri Angkat Pemburu Kegelapan
  • √Fatal Trouble ( Bromance Jakehoon / SungJake)
  • THE UNCHOSEN
  • A Million Sense
  • Dunia Viva Fantasy (FANFIC) [Hiatus]
  • TEMPTED BY SUN WITCH [SUNGSUN JAYNO] [Republish]
  • LITTLE NOMES

Kobayashi, seorang pegawai kantoran yang tewas karena kelelahan kerja, terbangun kembali sebagai bayi hasil eksperimen di dunia fantasi kelam Type-Moon. Ia dikaruniai kekuatan kutukan misterius: setiap kekerasan yang diarahkan padanya akan terpantul balik kepada penyerang hingga seribu kali lipat, sementara Kobayashi sendiri nyaris tak terluka. Bayi berkemampuan luar biasa ini ditemukan oleh dua eksekutor Gereja, Ciel dan Narbareck. Alih-alih dimusnahkan sebagai abominasi, Kobayashi kecil justru diambil menjadi anak angkat oleh Narbareck, pemimpin Burial Agency yang kejam dan dingin. Bertahun-tahun kemudian, Kobayashi tumbuh di tengah kerasnya lingkungan Burial Agency. Ia menjalani pelatihan brutal para pemburu kegelapan, menghadapi misi-misi suci nan berbahaya, dan mendapati komedi hitam terselip di antara pertumpahan darah. Narbareck mendidiknya layaknya membesarkan sebuah senjata mematikan. Namun tanpa disadari, perlahan tumbuh sebuah ikatan tak lazim di antara keduanya-ikatan keluarga yang enggan mereka akui keberadaannya. Dalam dunia penuh aksi brutal, drama kelam, dan ironi menyesakkan, mampukah Kobayashi mempertahankan nurani serta akal sehatnya? Dan sanggupkah Narbareck mengakui sisi keibuannya yang tersembunyi di balik fanatisme dan darah?

More details
WpActionLinkContent Guidelines