Story cover for NATHALIE by Finndie
NATHALIE
  • WpView
    OKUNANLAR 3,917
  • WpVote
    Oylar 1,052
  • WpPart
    Bölümler 14
  • WpView
    OKUNANLAR 3,917
  • WpVote
    Oylar 1,052
  • WpPart
    Bölümler 14
Devam ediyor, İlk yayınlanma Ara 01, 2015
Ketika hati ini sedang remuk, kau malah membuat remukan itu semakin hancur dan menjadi serbuk. 

Apakah kau tahu bagaimana rasanya? 
Rasanya... Seperti mayat yang dipaksa untuk hidup, harus bergerak, padahal Roh sudah tidak ada. Bagaimana menurutmu? TRAGIS bukan.




Copyright © 2016 by Finndie
Tüm hakları saklıdır
Eklemek için kaydolun NATHALIE kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
#167highshool
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 10
AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT) cover
REGATHAN [END] cover
Ragashka [END] cover
ZiAron [END] cover
The Kidnapper  cover
Breathe cover
Stolen Before Fallen cover
Hitam Putih Cinta [Terbit Ebook] cover
Another Goodbye (The Other Side 2) cover
The Space Beside You  cover

AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)

6 bölüm Tamamlanmış Hikaye

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikahi perempuan lain. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, padanya aku terus menaruh rasa curiga. Hal-hal kecil membuatku marah dan tak mampu membendung emosi. Kecemasan-kecemasan itu benar-benar membuatku menderita. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.