Alive
  • WpView
    Reads 548
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 19, 2015
Dulu saat ia meninggalkanku, ia tak percaya dengan adanya karma. Tetapi 5 tahun kemudian ia merasakannya. Ia ingin kembali padaku, ia tak tahu sakit rasanya ditinggalkan begitu saja 5 tahun yang lalu. Ditambah lagi dengan adanya perjodohan sialan yang diusulkan oleh orang tua aku dengan nya. Tetapi kami, terutama aku membuat perjanjian didalam perjodohan kami. Perjanjian yang hanya diketahui oleh aku dan dia.Namun perasaan ku padanya yang dulu kembali lagi, apa yang harus ku lakukan saat ini dinding kokoh yang telah aku buat hancur seketika. Apa kah aku harus kembali dengannya atau aku harus meninggalkannnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Because Of You
  • STUPID FIGHT
  • I'm not a perfect person " END"
  • REMEMBER YOU #2 [Vkook/Taekook] ✔
  • Nobody Except You [H.S]
  • Nuginara [END]
  • This My Fault (Delya's love)

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines