Story cover for Blue rose by Celia7887
Blue rose
  • WpView
    reads 18,409
  • WpVote
    Stemmen 1,234
  • WpPart
    Delen 30
  • WpView
    reads 18,409
  • WpVote
    Stemmen 1,234
  • WpPart
    Delen 30
Lopende, voor het eerst gepubliceerd dec. 02, 2015
Mereka hanya mengira itu sebuah nama saja. Blue rose, bunga ajaib yang katanya bisa mengabulkan 1 permintaan kalian. Orang jaman dulu menganggap itu adalah hal yang tabu. Jaman sekarang, legenda itu sudah menghilang seiring dengan berjalanya waktu. 

Team blue rose tidak ada yang tau, kalau nama yang mereka pakai itu adalah sebuah legenda lama yang di lupakan orang orang. Memiliki seorang instruktur sadis yang cantik dan selalu memakai Mahkota Mawar biru di kepalanya. 

Sangat misterius, berkepala Batu, kuat, jenius, dan seorang Putri. Semua ada pada dirinya. Tapi, adakah yang tau masa lalu orang ini? 

~lihatlah lebih dalam lagi. Semakin dalam kau melihatnya, semakin kau tau mana yang ilusi dan mana yang kenyataan. Jika takut pada kenyataan, lihatlah ilusi yang telah di buat untuk dirimu sendiri. Seperti pengecut yang lari dari kenyataan~ (lusiva antha derendra)
Alle rechten voorbehouden
Meld je aan om Blue rose aan je bibliotheek toe te voegen en updates te ontvangen
of
#16bluerose
Inhoudsrichtlijnen
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Crystal! door Xiofan77
14 delen Lopende
Pemandangan yang sangat mencengangkan seekor mahluk suci kuno balderos perwujudan dari kehendak iblis!... Auman memecah awan yang gelap tanpa sinar rembulan tangisan warga sekitar menghantui telinga!. Lima ksatria yang di juluki sebagai pedang dewi berdiri dengan tubuh penuh luka! empat di antara mereka hanya tersisa satu yang sanggup berdiri!. ksatria itu berdiri menatap tajam ke balderos dengan crystal merah di tangan kirinya. "kurasa sekarang lah! waktu yang tepat!." bisik ksatria itu tersenyum tipis. Keempat rekannya yang tersungkur di tanah hanya bisa menatapnya. Ksatria Biru mengepalkan tangan, darah mengalir dari pelipisnya. "Kau... selalu bertindak sendirian..." gumamnya lirih, matanya bergetar menahan tangis. Ksatria Putih memejamkan mata, air mata jatuh perlahan. "Jangan buat kami kehilanganmu juga..." Ksatria Hitam mencoba bangkit, tapi lututnya roboh. Ia hanya bisa menggeram frustrasi. Ksatria Hijau yang biasanya penuh canda menunduk tanpa kata. Untuk pertama kalinya... ia benar-benar diam. Ksatria Merah tersenyum pada mereka-bukan senyum kemenangan, tapi senyum perpisahan. "Sampai bertemu lagi," katanya, dan melangkah ke dalam kegelapan. keempat ksatria dengan rasa sedih dan merasa bangga dengan keberanian memberikan hormat untuk terakhir --- beberapa tahun berlalu dengan cepat balderos menghilang entah kemana begitu dengan ksatria merah itu!.. para penduduk yang selamat dari amukan iblis itu membuat sebuah patung ksatria merah dengan zirah api membakar? bahkan ada beberapa orang yang menyembah patung selayaknya seorang dewa!.. namun apakah balderos benar-benar sudah mati? atau ia masih hidup dan bersembunyi!...
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Slide 1 of 6
Crystal! cover
FROM HATE TO LOVE cover
PRINCESS ELARA [END] cover
A Game? cover
Dark Village cover
FRAGMENT (From ALTERITY) cover

Crystal!

14 delen Lopende

Pemandangan yang sangat mencengangkan seekor mahluk suci kuno balderos perwujudan dari kehendak iblis!... Auman memecah awan yang gelap tanpa sinar rembulan tangisan warga sekitar menghantui telinga!. Lima ksatria yang di juluki sebagai pedang dewi berdiri dengan tubuh penuh luka! empat di antara mereka hanya tersisa satu yang sanggup berdiri!. ksatria itu berdiri menatap tajam ke balderos dengan crystal merah di tangan kirinya. "kurasa sekarang lah! waktu yang tepat!." bisik ksatria itu tersenyum tipis. Keempat rekannya yang tersungkur di tanah hanya bisa menatapnya. Ksatria Biru mengepalkan tangan, darah mengalir dari pelipisnya. "Kau... selalu bertindak sendirian..." gumamnya lirih, matanya bergetar menahan tangis. Ksatria Putih memejamkan mata, air mata jatuh perlahan. "Jangan buat kami kehilanganmu juga..." Ksatria Hitam mencoba bangkit, tapi lututnya roboh. Ia hanya bisa menggeram frustrasi. Ksatria Hijau yang biasanya penuh canda menunduk tanpa kata. Untuk pertama kalinya... ia benar-benar diam. Ksatria Merah tersenyum pada mereka-bukan senyum kemenangan, tapi senyum perpisahan. "Sampai bertemu lagi," katanya, dan melangkah ke dalam kegelapan. keempat ksatria dengan rasa sedih dan merasa bangga dengan keberanian memberikan hormat untuk terakhir --- beberapa tahun berlalu dengan cepat balderos menghilang entah kemana begitu dengan ksatria merah itu!.. para penduduk yang selamat dari amukan iblis itu membuat sebuah patung ksatria merah dengan zirah api membakar? bahkan ada beberapa orang yang menyembah patung selayaknya seorang dewa!.. namun apakah balderos benar-benar sudah mati? atau ia masih hidup dan bersembunyi!...