Zahra and about his memories

Zahra and about his memories

  • WpView
    Reads 375
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 3, 2015
Prolog " Sudah aku katakan, aku akan kembali." " Semudah itu kah kau bicara?" " Kau masih punya bokong terindah." " Jangan alihkan pembicaraan." Ada yang membangunkan naluri. Bahkan menikmati setiap bibir yang menyapu lehernya. Bergidik geli. Zahra berbalik mencoba menahan laki-laki bertubuh maskulin ini semakin menguasinya. " Menjauhlah," Zahra mendorong tubuh laki-laki itu keras. Vas di meja pecah jatuh ke lantai. " Ayolah, Ra! Sudah lama sekali Ra. Aku hanya ingin memperkenalkan kembali. Mulailah dari awal." " No!!! easier said!" " Come on, baby." " Jangan pernah lagi menyentuhkan jarimu padaku. Kau sudah kehilangan hak untuk menyentuhku." " Tidak! Jika kau masih mencintaiku." Napas hangatnya kembali membelai leher. " Heh, Imposible." " Aku tahu kamu bohong." " Tidak!!" " Berani menatapku?" " Buat apa?" " Tidak berani? Takut jatuh cinta? Ya, kau memang masih mencintaiku." " Jangan mengada-ngada." " Tatap aku, Zahra." Akhirnya Zahra memberanikan diri menatap laki-laki itu. Detak jantungnya bergema di kerongkongan. Dia tak lagi kuat. Menyerah. Ia jatuh cinta. Jatuh cinta lagi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GADIS CANTIK
  • DANADYAKSA
  • Soal Rasa 2
  • Aksara Lingga
  • GRIZLEN {On Going}
  • Ingkar 🌿|| Ending
  • tentang sebuah rasa
  • MEISYA
  • SHAKARA (END)
  • Waiting For You

"Lo jadi pacar gue. Sekarang!" tegas seorang pemuda. "Eh?ap-" ucapan Zahra terpotong. "Ga terima Penolakan!" kata pemuda itu sambil berjalan menuju mobilnya. Zahra. Cewek gak tau malu yang selalu ceria apa adanya, namun dibalik keceriaannya, tersimpan luka lama di hatinya. Hingga datanglah seorang pemuda yang membuat Zahra lupa akan lukanya. Namun apakah pemuda itu sepenuhnya menghapus luka di hati Zahra? atau malah menambah luka lagi dihati Zahra?

More details
WpActionLinkContent Guidelines