Story cover for Until I Find You by Aaliaazzs
Until I Find You
  • WpView
    reads 225,215
  • WpVote
    Stemmen 10,772
  • WpPart
    Delen 31
  • WpView
    reads 225,215
  • WpVote
    Stemmen 10,772
  • WpPart
    Delen 31
Compleet, voor het eerst gepubliceerd dec. 04, 2015
Pria yang kusukai tidak menyukaiku, pria yang kurasa tidak mungkin menyukaiku malah menyatakan perasaannya padaku.Itulah yang kurasakan.
- kanaya arumi, 24 tahun-

Teman-temanku bilang ia hanya gadis polos dan tidak menarik, tapi sejak melihatnya aku tidak bisa melupakan wajahny dari pikiranku, aku tidak percaya cinta pandangan pertama. Tapi aku tidak bisa membohongi perasaanku sendiri, aku menginginkannya, wanita yang ingin selalu kulihat wajahnya di tiap bangun tidurku.
- Danniel Harrison, 27 tahun-
Alle rechten voorbehouden
Meld je aan om Until I Find You aan je bibliotheek toe te voegen en updates te ontvangen
of
#80choice
Inhoudsrichtlijnen
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Slide 1 of 9
BEST OF US - TERBIT CETAK cover
Not Sweet ( COMPLETE) cover
Having You cover
In Fact, I Love You cover
Fall In Love With Ice Boy cover
LOVE DISTENY cover
My Sister Is My Sugar Baby Season 2 ( KEMBALILAH PADAKU  )  cover
Memory [5/5 END] cover
Love Comes Only Once cover

BEST OF US - TERBIT CETAK

23 delen Compleet

TERSEDIA DI TOKO BUKU SEBAGIAN PART SUDAH DIHAPUS Aku nggak mengerti bahwa sebuah kisah cinta bisa seperti ini. Sungguh, dulu aku hanya gadis polos yang tak pernah peduli pada cinta sejati. Di dunia ini, hanya ada 2 pria yang tadinya kupikir akan jadi pendamping hidupku: dr. Riza yang maha sempurna atau fotografer terkenal, Jerro Atma. Tapi lihat sekarang apa yang kulakukan. Galau habis-habisan menunggu orang yang tak pernah kuperhitungkan pulang ke Indonesia. Pria brengsek yang menjadikanku pacarnya dua jam sebelum keberangkatannya ke Amerika. Gila kan? Mana katanya dia akan sering-sering pulang? 6 bulan sekali my ass! Sudah hampir 2 tahun dan dia tidak pernah menunjukkan tanda-tanda dia mau pulang. Tapi sudahlah. Toh memang aku sendiri yang gila, mau-mau saja menunggunya. Ya bagaimana, namanya juga sayang. Kupikir mudah saja menunggu. Ngomong-ngomong, aku cukup jago dalam mempertahankan perasaan. Tapi baru kali ini aku sadar, bahwa menunggu dan bertahan tak semudah kelihatannya. Apalagi, saat kamu tidak tahu yang sebenarnya apakah dia layak ditunggu atau tidak. Dan saat kamu sibuk bertanya-tanya, ada orang lain yang punya jawaban masuk akal. [Lanjutan dari When You Tell Me That You Love Me]