" DIMENSION "

" DIMENSION "

  • WpView
    Reads 131
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 4, 2015
Saat jam menunjukkan pukul 06.00 Aku terbangun sesaat setelah melewati berbagai lintasan dalam medan imajinasi ku. Tak pernah kusangka ini akan terjadi!!!!! Apa yang membuatku dan sahabatku bisa melewati dan mendapatkan kejadian luar biasa ini?????? Yang sangat langka . Apakah itu semua nyata??? Please jangan copy cerita ini ya!!!!! Ini asli pemikiran sipenulis . Semoga anda berminat!!!!! SELAMAT MEMBACA!!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Mimpi Yang Terwujud | Nct Dream
  • MIMPI KAMU: PROLOG
  • MAHESWARI  (selesai)
  • Mahkota Phoenix: Awal Dari Permulaan S1|End (Revisi)
  • WIZARD (Broken Butterfly) END
  • White Academy [Tamat]
  • Villain Also Has A Reason [END]

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines