Best Friend Be Love {1}

Best Friend Be Love {1}

  • WpView
    Reads 1,149,381
  • WpVote
    Votes 57,081
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadComplete Sat, Feb 27, 2016
Sebagai sahabat yang baik aku akan melakukan apapun untuk membuat sahabatku tersenyum. Tapi tidak dengan membantunya untuk move on. Aku tidak mungkin menerima lamaran sahabatku yang padahal aku tahu dia masih mencintai gadis itu. Dan aku akan berakhir menjadi pelampiasannya. Gak itu gak boleh terjadi. Tapi apa bisa aku menentang kedua orang tuaku yang sudah memaksaku untuk menikah sebelum aku melanjutkan strata-3 ku? Parahnya lagi kedua orang ku sudah tau bahwa Gevino Werzagio-- sahabatku melamar aku-- Befina Kristalia. Tuhan tolong selamatkan aku dari takdir yang telah Engkau rancang. "Lo harus move on Gev!" "Kalo gitu bantu gue untuk move on Bef!" "Gue bakal bantu lo. Gue bakal cari perempuan yang lebih lebih dari mantan lo! Trust me!" "Lo gak perlu cari. Gua udah nemuin perempuan itu." "Oh ya? Siapa?" "Lo!" What The Hell?
All Rights Reserved
#576
sahabatjadicinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Soal Rasa 2
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Felicity
  • SHETAN
  • Im Yours.
  • Break Up? || gxg
  • Soal Rasa
  • Strong Girl Michella (END)
  • FIITHOF  (HIATUS)
  • Fall in love with Ghost

Aku kira ini telah berakhir dengan bahagia. Tapi ternyata aku salah, aku harus mendapatkan sakit lagi setelah ini. _ Jelza menarik nafas dan menghembuskannya. "Aku tau kamu bersama seseorang akhir-akhir ini, dan ku rasa mungkin kamu mencintainya. Cinta di hati kamu sudah tidak untuk ku lagi Nev. Jika kamu mencintai ku, kamu tidak akan mengeluarkan kata-kata yang mungkin menyakiti hatiku. Aku membutuhkan kamu. Tapi kamu yang dulu, bukan kamu yang sekarang" "Gak ada Jel, aku gak sama siapa-siapa" "Feeling wanita gak pernah salah. Kalau kamu benar sekarang buka handphone kamu" "Jel, itu privasi ku" "Ya aku tau. Tapi mari kita lihat apa kamu berkata jujur atau kah tidak?" Neva tidak tau harus berbuat apa-apa lagi, lantaran di handphone miliknya, ada berbagai macam pesan antara dia dan Haikal yang sudah melewati batasan sebagai seorang teman. Jelza lantas tersenyum ke arah Neva, dan segera berjalan melalui Neva. Tapi tangannya sedetik kemudian di tahan oleh Jelza, "Aku memang sedang bersama seseorang, baru memulai, awalnya kami hanya berteman. Makin kesini perasaan itu bertumbuh begitu saja, tapi aku masih mencintai kamu Jel" Tanpa membalas Neva, air mata Jelza mengalir membasahi pipi. Dia menahan sakit yang begitu luar biasa. Tidak menyangka, dia akan merasakan hal ini kembali. Dengan semua restu yang di dapatkan pada hubungan mereka, ternyata tidak cukup bagi seorang Neva. _**

More details
WpActionLinkContent Guidelines