Destiny
  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 9, 2015
"A..ku gak bisa." jawab Adelaide dengan bibir bergetar. "Kenapa? Kenapa gak bisa? Apa yang kurang dari aku?" tanya Mac dengan pandangan teduhnya. Seketika air mata turun lagi dari mata merah Cassie, ia mengigit bibir sambil memejamkan mata. "Gak.. Gak bisa."
All Rights Reserved
#59
unpredictable
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heart to you.(END)
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Harapan Bunga Terakhir
  • Ria Or Aqeela
  • Gak Akan Bisa
  • Just Say Good Bye? [On Going ]
  • Dear God
  • Be with You
  • PLUTO
  • Impossible Wish

{WARNING!! FOLLOW DULU YA SEBELUM BACA!!!} Takdir memang nyata dan semuanya berjalan dengan perlahan membuat luka sedikit demi sedikit,Awalnya tak ada yang sadar tetapi lamanya waktu berjalan semua nya terungkap dan menyisakan pilu dimasing-masing hati, yang salah satu dari mereka memutus kan untuk pergi dan berdamai dengan hati. "Persahabatan ini kami bangun sedari kecil sekian waktu sudah kami lewati bersama,semua tentang nya aku tau,cuman satu yang tak ku tau tentangnya dulu,hatinya." _____ "Salah kah aku mengingat mu untuk yang kesekian kalinya,apakah aku membuat mu tak tenang jika aku menangissimu.maafkan aku jika jawabannya iya pada semua pertannyaku tadi.aku tak bisa mencegah kesedihan ini yang datang tiba-tiba dan membuat ku hannya bisa mengenang mu dalam tangisku"batin bunga sembari meniti kan air matanya untuk yg kesekian kalinya.tatapan nya jatuh pada manik mata Arya yg sedang menatap nyasendu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines