Hujan

Hujan

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Dec 5, 2015
Sementara.. Bintang yang beribu dan berkelap-kelip tak mampu menjelaskan tentang apa yang terjadi hari ini.. Bulan yang megah dan terang pun seolah membisu dan tak mau mengungkapan tentang kejadian ini.. Lalu, aku masih duduk sendiri terpaku, dengan bibir yang pucat terguyur derasnya hujan. Tangan yang memeluk lutut dengan erat. Sementara, hati yang hampa dan perih. Banyak yang ingin ku tanyakan.. Namun, dunia seperti memalingkan wajahnya dari hidupku. Aku terbelenggu dalam misteri hidup. Aku seolah bocah lugu yang tak mengerti apa2. Aku menangis sesenggukan hingga suara terasa parau dan serak. Aku bisa merasakan saraf otakku yang sedikit terasa pening. Jantung yang tak berarturan. Hujan terus mengguyur tubuhku yang lemas. Hujan mengalir membawa airmataku entah kemana..
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penantian Hujan
  • Anaking
  • Married By Accident
  • Setelah Hujan ( End ✔)
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • 1 2 4 5   D A Y S [END]
  • Dear Fenly || Un1ty
  • AYAH NATO? [END]
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • ﹪ ׅ 𝅦𝅦 Ur smile :D ☆ countryhumans Indonesia ━ׄ┈⋄⃞🇮🇩̷𝆭

Disaat ribuan kenangan yang tertinggal beberapa waktu lalu, ternyata belum terkubur jauh-jauh karena mungkin ini adalah kisah cinta yang terlalu cepat. Atau sebuah permainan kematian yang harus diselesaikan sebelum tgl 13 atau sebelum bulan purnama berakhir. Disaat semuanya diselimuti rasa takut, terjebak bersama iblis di sebuah rumah tua. "Mengapa pelangi itu cepat pudar? Hilang antah berantah tak ada kabar. Kini hati rindu resah, sulit tuk mengungkap rasa. Apakah hujan akan segera membawa kembali. Hati yang memantau cinta yang menanti." "Angin telah bertiup lalu, daun-daun kering menghilang sekejap..datang sekawanan debu yang menghalau mata bara api, hingga hadirlah secercah cahaya yang membuat bunga kembali berseri." Lalu kamu bukanlah Caesar, Mark Anthony atau pun Ptolomeus yang bengis dan sadis. Namun ini adalah kisah cinta seorang jurnalis yang manis dan sinis. Pertemuan singkat antara jurnalis muda dan arkeolog muda. Kekuatan dari segalanya tak akan berguna tanpa cinta. Aku ingat itu kawan. -Hujan kali ini membawaku pada kenangan sekaligus membawa kenangan itu pergi menjauh dariku. Itulah sebabnya aku menanti hujan reda-

More details
WpActionLinkContent Guidelines