Lebur
  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 7, 2020
WpInfo
Poetry
Dulu aku utuh... Sebelum kau ketuk pintu hati ini, Lalu aku akan membukanya. Kamu akan masuk dan menetap disana, Tapi aku minta jangan kamu sulutkan api disitu, Hatiku terlalu rentan dan rapuh, bagai kayu yang lapuk. Aku masih utuh, Sebelum kau ubah semua yang ada dan menghilang dalam matahari senja. Kita bertemu dalam satu hembusan angin, Tapi mengapa sudah Sewindu Purnama aku belum juga lupa? Hatiku masih utuh tapi kamu yang berubah... Apa harus aku lebur? Hancur hingga bagian terkecil dan menjadi debu. Jika begitu lantas jangan datang, jangan pernah kau mulai.
All Rights Reserved
#835
katakata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Di Akhir Hayat
  • Daily Quotes
  • Fall And Love
  • Nasihat dalam Puisi
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • Arkara [PROSES REVISI]
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • ANGEL
  • Mencintaimu Adalah Perang

Ketika semua pandangan mulai tak terlihat ketika itu pula aku tak lagi bersamamu,ketika aku mulai benar benar menyangimu disitu pula aku mulai berhenti bernapas,ketika tubuh ku kaku tolong jangan menangis tersenyum lah ketika aku pergi membawa cinta sejati ku yaitu kamu Nabila Zaffannya

More details
WpActionLinkContent Guidelines