ᗪi balik singgasana yang tampak abadi,
tersimpan sejarah yang telah dilupakan sengaja.
Dalam cahaya sihir yang memabukkan,
bayang-bayang diam menanti saatnya menjalar kembali.
Maka kelak, ketika yang dilupakan bangkit,
siapakah yang masih layak mengingat dunia sebagaimana ia pernah ada?